BIAK — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor, Papua, resmi menerapkan sistem pendaftaran murid baru secara daring terpusat untuk tahun ajaran 2026/2027. Sebanyak 11 satuan pendidikan dari jenjang SD, SMP, hingga SMA di wilayah tersebut sudah terkoneksi dalam satu pintu melalui laman resmi SPMB.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor, Kamaruddin, mengungkapkan bahwa pendaftaran dilakukan melalui website https://spmb.biakkab.go.id. Sistem ini terintegrasi langsung dengan data pokok pendidikan (dapodik) milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Untuk jenjang SD, tiga sekolah yang membuka pendaftaran daring adalah SD Inpres Mandala, SD YPPK Santo Yoseph 1 Biak, dan SD Inpres Sorido. Sementara untuk SMP, terdapat enam sekolah: SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3, SMP Negeri 5 Biak Kota, dan SMP Negeri 1 Numfor Timur.
Pada tingkat SMA, pendaftaran dibuka di SMA Negeri 1, SMA Negeri 3, dan SMKS YPK 1 Biak.
Kamaruddin menekankan, keunggulan sistem ini adalah tautan SPMB yang terkoneksi langsung dengan dapodik. Hal ini memastikan data siswa yang mendaftar sudah sinkron dengan database nasional, sehingga meminimalkan kesalahan administrasi.
"Bahkan link SPMB juga langsung terkoneksi langsung dengan data pokok pendidikan (dapodik) semua siswa di Kemendikdasmen," kata Kamaruddin di Biak, Jumat.
Kepala SMA Negeri 1 Biak, Rudolf Alfred Randokir, membenarkan bahwa seluruh data siswa pendaftar tahun ajaran 2026/2027 di sekolahnya sudah melalui link SPMB Dinas Pendidikan. Pihak sekolah hanya mengikuti petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh Disdik.
"Pendaftaran murid baru di sekolahnya tetap sesuai petunjuk teknis yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor," ujarnya.
Langkah ini menjadi terobosan digitalisasi layanan pendidikan di Papua, khususnya dalam menyambut tahun ajaran baru dengan sistem yang lebih transparan dan terpusat.