Megawati Ingatkan Kader PDIP di Papua: Politik Anggaran Harus Berpihak pada Rakyat Kecil dan UMKM

Penulis: Reza Maulana  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 16:59:01 WIB
Megawati Soekarnoputri memberikan arahan kepada kader PDIP di Jayapura terkait penggunaan anggaran yang bertanggung jawab.

JAYAPURA — Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa setiap rupiah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus dipertanggungjawabkan secara moral, etika, dan politik. Ia meminta kader partainya tidak membiarkan adanya pemborosan atau penyalahgunaan fasilitas negara yang bisa menjauhkan mereka dari rakyat.

“Setiap rupiah uang rakyat harus dipertanggungjawabkan. Jangan ada pemborosan anggaran, jangan ada penyalahgunaan fasilitas negara, dan jangan biarkan jabatan melahirkan gaya hidup yang menjauhkan kader dari rakyat,” tegas Megawati di hadapan peserta bimtek yang berlangsung di Grand Asmat Hotel, Jayapura.

Anggaran Harus Sentuh Petani, Nelayan, dan Buruh

Dalam arahannya, Megawati secara spesifik menyoroti pentingnya kebijakan fiskal yang pro-rakyat. Ia mendorong para legislator untuk memperjuangkan penguatan UMKM, perlindungan petani, nelayan, buruh, dan pelaku ekonomi rakyat lainnya melalui instrumen APBD.

“Jaga kedaulatan pangan di daerah masing-masing. Jangan biarkan sumber daya daerah hanya dinikmati segelintir kelompok,” ujar Presiden Kelima RI tersebut.

Megawati juga mengingatkan ancaman perubahan iklim yang menurutnya sudah menjadi krisis nyata. Ia meminta kader menjadi pelopor pembangunan berwawasan lingkungan dengan mendorong kebijakan yang melindungi hutan, sungai, laut, serta ruang hijau.

Pesan ke Kader: Jangan Tunggu Gejolak untuk Bertindak

Di hadapan anggota DPRD Fraksi PDIP gelombang ke-6 serta pengurus DPD dan DPC partai dari seluruh Tanah Papua, Megawati menekankan bahwa jabatan politik bersifat sementara. Kepercayaan rakyat, kata dia, adalah kehormatan yang harus dijaga seumur hidup.

“Partai harus hadir sebagai solusi, bukan menjadi bagian dari persoalan,” kata Megawati.

Ia meminta kader aktif turun ke lapangan dan mendengar langsung aspirasi masyarakat, bukan menunggu munculnya gejolak baru bertindak. Menjelang Pemilu 2029, ia juga mengingatkan agar kader tidak lengah dan tidak terjebak politik pencitraan semata.

“Kemenangan tidak lahir dari janji kosong, tetapi dari kerja nyata di lapangan, kedekatan dengan rakyat, serta militansi kader yang tidak pernah padam,” ujarnya.

Stabilitas Sosial dan Persatuan Nasional

Megawati juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat. Ia mengingatkan agar kader tidak membiarkan konflik horizontal berkembang. Menurutnya, keberhasilan politik harus diukur dari kesejahteraan rakyat, termasuk ketersediaan pangan, akses pendidikan, layanan kesehatan, serta perlindungan terhadap kelompok lemah dan miskin.

Menutup arahannya, Megawati kembali menegaskan bahwa kekuatan PDI Perjuangan berasal dari rakyat. “Kita ada karena rakyat, kita besar karena kepercayaan rakyat, dan kita akan tetap kuat jika terus menyatu dengan rakyat,” katanya.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: teraspapua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top