Review Silo Season 3: Serial Apple TV+ Ini Kembali dengan Misteri Masa Lalu dan Skor 4,5/5

Penulis: Sofyan Basri  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 17:39:31 WIB
Rebecca Ferguson kembali memerankan Juliette dengan kondisi amnesia di episode perdana Silo season 3.

PAPUA — Apple TV+ akhirnya merilis episode perdana Silo season 3, yang langsung mendapat sambutan positif dengan skor 4,5/5 dari Tom's Guide. Serial ini kembali setelah jeda setengah tahun sejak final season 2 yang penuh kejutan. Alih-alih melanjutkan tumpukan misteri, episode pertama justru memilih reset papan cerita dengan pendekatan yang lebih cerdas.

Juliette Kembali dengan Amnesia: Gimmick atau Kebutuhan Narasi?

Episode perdana mengambil latar tiga bulan setelah ledakan besar di akhir season lalu. Karakter utama Juliette Nichols (Rebecca Ferguson) kembali ke Silo 18 dalam kondisi amnesia akibat selamat dari kobaran api. Ia kini menjabat sebagai walikota, namun tidak mengingat apa pun tentang perannya atau situasi di sekitarnya.

Amnesia memang klise dalam dunia fiksi, tapi eksekusinya di sini terasa berbeda. Alih-alih menjadi alat untuk mengulur waktu, kebingungan Juliette justru menjadi pintu masuk bagi penonton untuk bermain detektif. Setiap interaksi terasa mencurigakan, mulai dari Camille (Alexandria Riley) yang kini menjabat Kepala IT dengan akses langsung ke "Algorithm", hingga Sims (Common) yang tetap mengintimidasi sebagai Hakim baru. Bahkan teman-teman dekat Juliette seperti Shirley (Remmie Milner) dan Knox (Shane McRae) bertingkah aneh.

Kilas Balik ke "Before Times": Mengapa Manusia Hidup di Bawah Tanah?

Salah satu kejutan terbesar di episode ini adalah pengenalan alur cerita masa lalu. Untuk pertama kalinya, serial ini mulai mengeksplorasi pertanyaan fundamental: mengapa umat manusia berakhir di bawah tanah? Cerita latar ini mengikuti tokoh Kongresman Daniel (Ashley Zukerman) dan jurnalis Helen (Jessica Henwick) yang menemukan konspirasi politik dan militer di era sebelum bencana.

Alur ini memberikan energi baru yang menyegarkan. Petunjuk tentang keputusan politik di masa lalu mulai terlihat relevansinya dengan kondisi silo saat ini. Serial ini seolah bertransformasi dari pertanyaan "apa yang terjadi di dalam silo?" menjadi "mengapa semua ini terjadi?" — sebuah pergeseran yang lebih menarik daripada sekadar menumpuk misteri baru di atas misteri lama.

Performa Rebecca Ferguson dan Momentum Cerita

Rebecca Ferguson tetap menjadi senjata rahasia serial ini. Meskipun kehilangan ingatan, ia tetap memancarkan determinasi keras kepala yang sama seperti di musim-musim sebelumnya. Proses Juliette menyadari bahwa realitas barunya tidak masuk akal terasa sama mencekamnya dengan adegan ia keluar untuk "membersihkan" lensa kamera di musim pertama.

Episode perdana ini berhasil menghindari jebakan "tell, not show". Penonton diajak masuk ke dalam misteri seolah memainkan RPG, bukan sekadar diberi informasi. Jika sisa season 3 mampu membangun intrik yang sudah ditanamkan di episode pertama, jalan menuju akhir serial ini terlihat sangat menjanjikan.

Episode 1 Silo season 3 sudah bisa ditonton di Apple TV+. Jadwal rilis episode berikutnya belum diumumkan secara resmi.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top