PAPUA — Kepala Negara mengungkapkan belasungkawa tersebut saat meresmikan program mandatori biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7). “Saya juga menyampaikan bela sungkawa kepada Kepolisian yang anggotanya gugur karena mengadakan pembersihan di sebuah kampung di Kalimantan, akhirnya mereka hilang nyawa oleh mereka-mereka yang mungkin melindungi atau terlibat proses pembuatan atau penyebaran narkoba,” ujar Prabowo.
Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk memberantas kejahatan luar biasa, termasuk narkotika, korupsi, dan perjudian. Ia mengklaim upaya pemberantasan selama ini telah menunjukkan banyak kemajuan.
Operasi penggerebekan menyasar terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan. Saat petugas tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 WIB, mereka mendapat perlawanan dari sekelompok orang yang membawa senjata tajam.
Aipda Yudhi Perdana Putra gugur seketika di tempat kejadian. Sementara itu, Bripda Nopandri Ramadhana dan Aiptu Sumaryanto dilaporkan hilang dan kemudian ditemukan tewas di aliran Sungai Katingan. Ketiganya telah mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa Anumerta dari Markas Besar Kepolisian RI.
Polres Katingan telah mengamankan tiga orang pelaku penyerangan berinisial N, R, dan S. Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih melakukan pengembangan untuk memburu pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan perlindungan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Desa Tumbang Kalemei dikenal sebagai salah satu titik rawan penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Tengah. Letaknya yang terpencil dan sulit dijangkau kerap dimanfaatkan bandar untuk beroperasi. Insiden ini menjadi yang terburuk bagi jajaran Polres Katingan dalam satu dekade terakhir, dengan tiga anggota tewas dalam satu operasi.
Pemerintah pusat melalui Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polri disebut akan memperketat pengawasan di wilayah pedalaman yang menjadi jalur masuk narkotika. Langkah ini merupakan bagian dari instruksi presiden untuk menekan angka peredaran gelap narkoba yang masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda.