PAPUA — Memasuki usia 55 tahun di Indonesia, PT Astra Honda Motor (AHM) mencatatkan produksi kumulatif sebanyak 100 juta unit sepeda motor. Namun, alih-alih menggelar pesta besar, pabrikan tersebut justru memilih merayakan pencapaian itu secara tertutup di kalangan internal perusahaan.
"Enggak lah (Bukan sesuatu yang harus dibanggakan dan diceritakan)," ujar Direktur Marketing AHM, Octavianus Dwi, di Jakarta beberapa waktu lalu. Ia menambahkan bahwa angka 100 juta unit hanyalah sebuah milestone dalam perjalanan bisnis AHM di Indonesia.
Bagi Octa, sapaan akrab Octavianus Dwi, pencapaian ini lebih merupakan simbol kepercayaan konsumen yang terus terjaga selama lebih dari setengah abad. "Ya, kami happy dengan dipercaya sekian tahun. AHM itu kan 55 tahun ya, kita exist, setiap tahun jualan juga not bad. Market-nya juga cukup baik. Dan itu artinya dipercaya konsumen sekian lama," jelasnya.
Ia menekankan bahwa keberadaan AHM bersama jaringan main dealer dan dealer di seluruh Indonesia membawa tanggung jawab besar terhadap konsumen. "100 juta unit itu hanya milestone-lah. Kita tidak merayakan keluar tapi di internal kami peringati. Kalau ulang tahun kan kita rayain biasa aja kan," kata Octa sambil tersenyum.
Memasuki usia emasnya, AHM justru mengarahkan perhatian pada kelestarian lingkungan. Tepat pada 10 Juli 2026, melalui Honda Babel, AHM menggelar program CSR penanaman 500 pohon mangrove di kawasan pesisir Desa Terong, Kabupaten Belitung. Kegiatan ini merupakan langkah nyata mendukung ekosistem pesisir sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat setempat.
"Melalui kegiatan penanaman 500 bibit mangrove ini, Honda Babel ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui aksi nyata," ujar HC3 & PR Manager Honda Babel, Suryanto. Ia percaya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi kunci menjaga kelestarian ekosistem pesisir.
Pemilihan mangrove bukan tanpa alasan. Tanaman ini berfungsi sebagai benteng alami kawasan pesisir, mencegah abrasi pantai, serta mampu menyerap karbon dan menghasilkan oksigen. Lebih dari itu, mangrove menjadi habitat bagi biota laut seperti ikan, udang, dan kepiting yang menjaga keseimbangan ekosistem.
Penanaman dilakukan bersama Wakil Bupati Belitung Syamsir, Kepala Desa Terong Iswandi, jajaran PT AHM, Tunas Group, serta warga Desa Terong. "Semoga mangrove yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik, memberikan manfaat bagi lingkungan, serta menjadi warisan hijau bagi generasi mendatang," pungkas Suryanto.