JAYAPURA — Herman Yoku menegaskan bahwa menjaga keamanan Papua bukanlah tugas yang bisa dibebankan semata kepada aparat keamanan. Menurut tokoh adat Keerom itu, tanggung jawab ini harus dipikul bersama oleh seluruh lapisan masyarakat melalui penguatan persatuan dan komunikasi yang baik.
Pendekatan Humanis Satgas Cartenz Diapresiasi
Dalam pernyataannya, Senin (13/7/2026), Herman Yoku secara khusus memberikan apresiasi kepada Satgas Operasi Damai Cartenz. Ia menilai pendekatan humanis yang selama ini diterapkan oleh satgas tersebut sudah tepat dan perlu terus dilanjutkan.
"Saya memberikan apresiasi dan dukungan kepada Satgas Damai Cartenz yang telah sekian lama melakukan pendekatan humanis," ujar Herman.
Ia menambahkan, dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk terus membangun Papua dalam suasana damai, hidup berdampingan sebagai sesama ciptaan Tuhan, serta memegang teguh pesan-pesan agama dalam kehidupan sehari-hari.
Ruang Dialog Jadi Kunci Cegah Konflik
Sebagai tokoh adat, Herman Yoku menilai bahwa ruang dialog antara aparat dan warga harus terus dibangun. Forum-forum komunikasi ini dinilai penting sebagai wadah penyampaian aspirasi, memperkuat persaudaraan, dan mencegah munculnya konflik di tengah kehidupan sosial.
"Pendekatan humanis sudah banyak dilakukan. Harapan saya, upaya itu terus berjalan," tegas Herman.
Penanganan Hukum Harus Profesional
Meski mengapresiasi pendekatan humanis, Herman Yoku juga mengingatkan bahwa setiap dugaan pelanggaran hukum harus ditangani secara profesional. Ia berharap aparat keamanan tetap menjalankan prosedur operasional standar (SOP) secara terukur.
"Apabila ada pelanggaran hukum, penanganannya dilakukan sesuai SOP dan secara terukur agar masyarakat benar-benar merasakan keamanan dan kenyamanan di tanah Papua," ujar Herman Yoku.
Ia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa keamanan dan kedamaian di Papua hanya dapat terwujud apabila seluruh unsur, baik masyarakat maupun aparat, terus membangun komunikasi dan menjalankan peran masing-masing demi kehidupan yang aman, damai, dan harmonis.