JAYAPURA — Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa landasan pacu Lapter Balinggama kini sudah steril dari sisa-sisa bangkai pesawat. Personel TNI telah membersihkan dan meminggirkan puing-puing pesawat milik AMA yang dibakar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada 31 Mei 2026 lalu.
"Puing pesawat naas itu dipinggirkan ke tempat yang aman agar tidak menutupi landasan sehingga pesawat bisa segera beroperasi untuk kembali melayani masyarakat," kata Letjen TNI Lucky Avianto kepada ANTARA di Jayapura, Sabtu malam.
Sang jenderal bintang tiga itu mengaku sudah terbang langsung ke Yahukimo untuk mengecek kondisi lapangan. Ia memastikan personel yang ditempatkan kini berjaga secara bergantian untuk menjamin keamanan setiap pesawat yang akan mendarat maupun lepas landas.
Penempatan pasukan khusus TNI AU ini merupakan respons cepat atas insiden pembakaran pesawat yang menewaskan pilot asing, Nicholas Gosselin. Sejak insiden tersebut, aktivitas penerbangan ke wilayah terpencil itu lumpuh total karena faktor keamanan.
Lapter Balinggama merupakan salah satu infrastruktur transportasi paling vital di Kabupaten Yahukimo. Wilayah pegunungan dengan medan berat ini sangat bergantung pada angkutan udara untuk distribusi logistik, mobilitas tenaga kesehatan, dan pengangkutan pasien.
Selama Lapter tidak beroperasi, warga di Distrik Sobaham dan sekitarnya kesulitan mendapatkan pasokan bahan bakar, sembako, dan obat-obatan. Jalur darat praktis tidak memadai karena kondisi geografis yang ekstrem.
Kogabwilhan III tidak merinci jumlah personel yang dikerahkan ke Lapter Balinggama. Namun, pengamanan diperketat tidak hanya di area landasan tetapi juga di titik-titik rawan penyergapan di sekitar distrik.
KKB dilaporkan masih aktif bergerilya di beberapa titik di Pegunungan Tengah Papua. Pembakaran pesawat AMA pada akhir Mei lalu menjadi serangan paling brutal terhadap penerbangan sipil di wilayah itu dalam setahun terakhir.
Dengan dikawalnya Lapter Balinggama oleh TNI, maskapai penerbangan perintis diharapkan segera menjadwalkan ulang penerbangan ke Yahukimo. "Saya tadi sudah terbang dan mengecek ke lapangan," ujar Lucky, memastikan kondisi landasan sudah benar-benar aman.