JAYAPURA — Wali Kota Jayapura Abisai Rollo secara resmi melepas 16 warga yang mendapat pembiayaan penuh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menjalankan ibadah umrah. Dari total 103 orang yang diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini, 16 di antaranya merupakan peserta program prioritas Pemkot Jayapura di bidang keagamaan.
Rollo menjelaskan, pada perencanaan awal tahun anggaran, pemerintah daerah menargetkan memberangkatkan 18 warga. Namun, realisasi keuangan daerah memaksa pemkot mengurangi kuota menjadi 16 orang.
"Kami berharap ke depan kondisi keuangan daerah semakin baik agar jumlah yang dibiayai untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci bisa bertambah," ujar Rollo di Jayapura, Selasa.
Kepada para jemaah, Rollo mengimbau agar senantiasa menjaga kondisi fisik selama berada di Tanah Suci. Ia menekankan pentingnya menjalankan rangkaian ibadah dengan khusyuk demi meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
"Kami juga berharap agar para jamaah mendoakan Kota Jayapura agar tetap aman dan sejahtera," katanya lagi.
Pemkot Jayapura menempatkan program pembiayaan umrah sebagai salah satu prioritas pembangunan sumber daya manusia di bidang spiritual. Rollo berharap seluruh jemaah yang berangkat tahun ini dapat kembali ke daerah dengan selamat dan menjadi teladan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Dengan kondisi fiskal yang masih terbatas, pemkot berkomitmen mencari ruang fiskal agar pada tahun-tahun mendatang kuota jemaah yang dibiayai APBD bisa kembali ditingkatkan.