Pemkot Jayapura Sertifikasi Pramusaji Asli Papua untuk Dongkrak Kualitas Pariwisata, Target SDM Berstandar Nasional

Penulis: Sofyan Basri  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 09:59:31 WIB
Pemkot Jayapura menjadwalkan sertifikasi pramusaji asli Papua pada 27-29 Juli 2026 untuk meningkatkan kualitas SDM pariwisata.

JAYAPURA — Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Ebu Netty Kamawa, menegaskan bahwa tenaga kerja pariwisata yang kompeten dan tersertifikasi menjadi kunci utama mendorong kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Peningkatan kapasitas SDM ini diyakini akan berkontribusi signifikan terhadap pembangunan daerah.

Mengapa Sertifikasi Pramusaji Jadi Prioritas?

Netty menjelaskan, kualitas pelayanan menjadi faktor utama yang menentukan kepuasan wisatawan. Pelayanan profesional dan berstandar nasional dinilai mampu mendukung perkembangan industri perhotelan serta usaha jasa makanan dan minuman di Kota Jayapura.

"SDM yang kompeten dan tersertifikasi kami meyakini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Jayapura akan semakin maju dan mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan daerah," kata Netty di Jayapura, Selasa.

Jadwal dan Target Peserta Sertifikasi

Program sertifikasi pramusaji bagi masyarakat asli Papua telah dijadwalkan berlangsung pada 27-29 Juli 2026. Kegiatan ini diharapkan melahirkan tenaga pramusaji yang memiliki kompetensi, profesionalisme, dan standar pelayanan yang baik.

"Kami berharap melalui kegiatan lahir tenaga pramusaji yang memiliki kompetensi, profesionalisme dan standar pelayanan yang baik sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas industri pariwisata Kota Jayapura," ujar Netty.

Potensi Besar Butuh SDM Andal

Menurut Netty, Kota Jayapura memiliki potensi pariwisata yang besar. Namun, potensi tersebut perlu dikelola secara optimal melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu menarik lebih banyak wisatawan.

Ia menambahkan, sektor pariwisata memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas SDM menjadi investasi jangka panjang yang harus terus dilakukan oleh pemerintah kota. Tenaga kerja yang kompeten diyakini mampu memberikan pelayanan profesional, berkualitas, dan berdaya saing.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top