PAPUA — Perhelatan budaya terbesar di Riau itu bukan sekadar agenda seremonial. Bagi Kuansing, Pacu Jalur adalah mesin penggerak ekonomi yang menghadirkan wisatawan, pelaku UMKM, hingga awak media nasional. Kebutuhan akan koneksi internet dan sinyal telepon yang stabil pun menjadi pekerjaan rumah yang tidak bisa ditunda.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfoss Kuansing, Hevi Heri Antoni, menegaskan bahwa kualitas jaringan adalah salah satu faktor kunci kesuksesan acara. Ia menyebut, tanpa dukungan telekomunikasi yang andal, publikasi dan promosi digital acara yang bertaraf nasional akan berjalan pincang.
“Kami ingin memastikan masyarakat, wisatawan, media, hingga seluruh pihak yang terlibat dapat menikmati layanan telekomunikasi yang stabil selama kegiatan berlangsung. Sinergi dengan Telkom ini menjadi langkah nyata untuk memberikan pelayanan terbaik,” ujar Hevi dalam pertemuan tersebut.
Ia menambahkan, penguatan infrastruktur ini juga krusial untuk mendukung peliputan media dan layanan pemerintahan selama lima hari acara berlangsung. Tanpa jaringan yang memadai, distribusi informasi dari lokasi pacu jalur ke seluruh Indonesia bisa terhambat.
Dari pihak Telkom, Manager Government Service Suci Lestari menyatakan kesiapan penuh perusahaan pelat merah itu. Ia memastikan akan ada langkah antisipasi teknis untuk menjaga kualitas layanan di tengah padatnya pengunjung.
“Telkom siap memberikan dukungan terbaik melalui penguatan infrastruktur dan layanan telekomunikasi. Kami akan melakukan berbagai langkah antisipasi agar kualitas jaringan tetap terjaga, sehingga masyarakat dan para pengunjung dapat menikmati layanan komunikasi yang optimal,” kata Suci.
Hadir mendampingi Suci dalam pertemuan itu, Head of Telkom Daerah Kuansing Ryan Zulmi serta perwakilan Telkom Witel Riau. Sementara dari Diskominfoss, tampak Kepala Bidang Komunikasi Saptudis serta Tim Informatika Yusran, Gilang, dan Dika.
Perbaikan jaringan ini diharapkan tidak hanya dinikmati wisatawan, tetapi juga pelaku UMKM yang berjualan di sekitar arena pacu jalur. Transaksi digital non-tunai yang semakin lazim digunakan pengunjung membutuhkan koneksi yang stabil agar tidak terjadi antrean atau kegagalan pembayaran.
Selain itu, stabilitas jaringan juga menjadi tumpuan para kreator konten dan media untuk menyiarkan langsung (live streaming) atraksi pacu jalur ke khalayak yang lebih luas. Semakin lancar siaran, semakin besar pula gaung nama Kuansing di tingkat internasional.
Dengan koordinasi yang sudah dimulai sejak jauh hari, Pemerintah Kabupaten Kuansing dan Telkom optimistis perhelatan Agustus 2026 nanti berjalan mulus. Persiapan infrastruktur yang matang diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta, wisatawan, dan masyarakat yang hadir menyaksikan salah satu ikon budaya Riau tersebut.