Anggota Polsek Ilu Bripda Jhon Galu Situmorang Tertembak KKB di Tolikara, Dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura

Penulis: Sofyan Basri  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:21:32 WIB
Bripda Jhon Galu Situmorang dievakuasi ke RS Bhayangkara Jayapura setelah tertembak di pangkal paha kiri di Tolikara.

JAYAPURA — Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 membenarkan penembakan yang menimpa Bripda Jhon Galu Situmorang di kawasan sebelum Jembatan Kuari, Kampung Umage, Distrik Umage, Kabupaten Tolikara. Personel yang bertugas di Polsek Ilu itu terkena tembakan di pangkal paha kiri saat sedang melakukan observasi di jalan poros Puncak Jaya menuju Tolikara.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan serangan dilakukan dari ketinggian dan menghujani kendaraan dinas yang ditumpangi korban.

“Tembakan mengenai atap kendaraan dinas, di antaranya lampu rotator yang pecah, dan salah satu proyektil peluru mengenai anggota atas nama Bripda Jhon Galu Situmorang pada pangkal paha kiri,” kata Yusuf, Jumat (21/8/2026).

Proyektil Masih Bersarang, Korban Sempat Dirawat di Dua Rumah Sakit

Setelah insiden terjadi, tim langsung memprioritaskan evakuasi korban. Bripda Jhon pertama kali dibawa ke RSUD Karubaga, namun karena keterbatasan fasilitas medis, ia dirujuk ke RSUD di Kabupaten Jayawijaya.

“Karena kondisi anggota semakin menurun, pada siang hari ini korban dievakuasi ke Jayapura untuk dibawa ke RS Bhayangkara,” ungkap Yusuf. Proyektil peluru disebut masih bersarang di tubuh korban dan belum sempat dikeluarkan.

Dugaan Pelaku: KKB Pimpinan Ternus Enumbi

Tim gabungan saat ini tengah melakukan penyisiran di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dan pengembangan penyelidikan. Berdasarkan identifikasi awal, pelaku diduga kuat merupakan kelompok kriminal bersenjata pimpinan Ternus Enumbi.

“Sasarannya aparat keamanan, karena korban menggunakan kendaraan dinas, jadi mudah diketahui, dengan kondisi banyak lubang tembakan terutama di bagian atap,” jelas Yusuf. Kondisi geografis Tolikara yang berupa tebing dan hutan lebat disebut menyulitkan proses pengejaran.

Bukan Insiden Pertama: Tolikara Dalam Status Rawan

Yusuf mengungkapkan bahwa Kabupaten Tolikara memiliki tingkat kerawanan yang tinggi dalam satu bulan terakhir. Sebelumnya, aparat juga mencatat adanya kejadian yang menimpa pekerja jalan di wilayah yang sama.

“Pada satu bulan terakhir, Kabupaten Tolikara sendiri memiliki tingkat kerawanan, dikarenakan bulan lalu juga terdapat kejadian di mana pekerja jalan menjadi korban,” pungkasnya.

Operasi Damai Cartenz: Penanganan Profesional dan Antisipasi Aksi Lanjutan

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan korban mendapatkan perawatan medis optimal. Setelah itu, penyelidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

“Prioritas kami adalah memastikan korban mendapatkan penanganan medis secara optimal. Setelah itu, penyelidikan terus dikembangkan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab berdasarkan fakta dan informasi yang diperoleh,” ujarnya.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan bahwa aparat juga mencermati adanya informasi potensi aksi lanjutan yang dapat mengganggu keamanan di wilayah Tolikara dan sekitarnya. Langkah antisipasi dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat dan personel.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Informasi terkait kejadian dapat disampaikan kepada aparat keamanan melalui jalur yang tersedia.

Reporter: Sofyan Basri
Sumber: kilaspapua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top