Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat, Samaun Dahlan, meminta pengurus baru Partai Golkar Kabupaten Pegunungan Arfak mendata seluruh warga yang belum mendapatkan aliran listrik. Pendataan ini menjadi langkah awal untuk memperjuangkan bantuan pemasangan listrik gratis melalui program pemerintah pusat, termasuk Kementerian ESDM. Permintaan itu disampaikan Samaun saat menghadiri Musda III DPD Partai Golkar Pegunungan Arfak di Distrik Minyambouw, Kamis (20/8/2026).
MINYAMBOUW — Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat, Samaun Dahlan, meminta pengurus baru Partai Golkar Kabupaten Pegunungan Arfak segera mendata warga yang belum menikmati akses listrik. Data itu nantinya menjadi dasar perjuangan bantuan pemasangan listrik gratis dari pemerintah pusat.
Permintaan tersebut disampaikan Samaun saat memberikan sambutan pada Musda III DPD Partai Golkar Kabupaten Pegunungan Arfak di Distrik Minyambouw, Kamis (20/8/2026). Menurut dia, pendataan menjadi kunci agar kebutuhan dasar masyarakat di daerah itu bisa diperjuangkan secara terarah.
Sasaran: Warga yang Belum Punya Listrik Sama Sekali
Samaun meminta pengurus terpilih nantinya tidak hanya mencatat nama, tetapi juga memastikan warga yang didata benar-benar belum memiliki sambungan listrik. Ia menegaskan, daftar nama itu akan dibantu untuk dimasukkan ke dalam program listrik gratis.
"Saya minta untuk Ketua Terpilih nanti mendaftar seluruh masyarakat Kabupaten Pegunungan Arfak yang belum punya listrik. Yang belum punya listrik, daftarkan nama-nama itu dan kita bantu untuk masukkan listrik gratis di Pegunungan Arfak," kata Samaun.
Manokwari Selatan dan Bintuni Jadi Pembanding
Upaya serupa, kata Samaun, tengah berjalan di sejumlah kabupaten lain di Papua Barat. Ia mengklaim pendataan di Kabupaten Manokwari Selatan dan Bintuni sudah mencapai lebih dari 1.000 nama warga yang belum mendapatkan aliran listrik.
"Saya di Kabupaten Manokwari Selatan dan Bintuni, saya sementara lagi jalan kurang lebih sudah 1.000 lebih untuk masyarakat yang belum dapat listrik," ujarnya.
Langkah ini berkaitan dengan program yang tersedia melalui pemerintah pusat, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menurut Samaun, peluang itu harus dimanfaatkan kader partai untuk menjawab persoalan warga.
Golkar Diminta Tak Hanya Berpolitik, tapi Cari Solusi
Di hadapan pengurus baru, Samaun mengingatkan bahwa fungsi partai tidak berhenti pada agenda politik. Kader diminta aktif mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat, salah satunya akses listrik yang masih timpang di Pegunungan Arfak.
"Ini peluang bisa dimanfaatkan oleh teman-teman kita dari Partai Golkar," katanya.
Ia menegaskan, keberadaan Golkar di tengah masyarakat harus memberikan manfaat nyata. Persoalan akses listrik diharapkan menjadi salah satu agenda awal pengurus baru setelah Musda dan pelantikan.
Target Akhir: Pegunungan Arfak Maju dan Sejahtera
Samaun menekankan, dengan tersedianya data warga yang belum mendapatkan listrik, upaya memperjuangkan bantuan pemerintah akan lebih terarah. Tujuan utama perjuangan partai di daerah itu, lanjut dia, adalah mendorong Pegunungan Arfak semakin maju.
"Dari Golkar kita satu. Niat kita satu adalah Pegunungan Arfak maju dan menyejahterakan masyarakat," pungkasnya.