Bulog Papua Siapkan 25.362 Ton Beras Bantuan Pangan untuk 845.425 Penerima di 42 Kabupaten/Kota hingga September 2026

Penulis: Toni Haryadi  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:55:31 WIB
Bulog Papua menyiapkan 25.362 ton beras untuk bantuan pangan bagi 845.425 penerima di 42 kabupaten/kota hingga September 2026.

Perum Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat menargetkan penyaluran bantuan pangan beras kepada 845.425 penerima manfaat di 40 kabupaten dan dua kota di Tanah Papua tuntas 100 persen pada akhir September 2026. Total 25.362 ton beras disiapkan untuk alokasi tiga bulan berjalan, dengan pengalaman distribusi Februari dan Maret lalu menjadi bahan evaluasi utama.

JAYAPURA — Distribusi bantuan pangan di Tanah Papua selalu berhadapan dengan medan yang tidak mudah. Pegunungan dengan akses transportasi terbatas menjadi tantangan terbesar, dan itulah yang coba diantisipasi Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat pada periode penyaluran Juli, Agustus, hingga September 2026.

Pimpinan Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari, menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan penyaluran bantuan pangan beras kepada 845.425 penerima manfaat yang tersebar di 40 kabupaten dan dua kota. Targetnya, seluruh alokasi dapat tersalurkan penuh sebelum akhir September tahun ini.

Evaluasi Distribusi Februari-Maret Jadi Kunci Perbaikan

Mustari mengungkapkan bahwa pelaksanaan penyaluran pada alokasi Februari dan Maret 2026 menyisakan sejumlah catatan. Kondisi geografis yang beragam menjadi kendala utama di lapangan, terutama untuk menjangkau wilayah pegunungan dengan infrastruktur jalan yang minim.

"Kami terus mempercepat distribusi dengan memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah dan pihak terkait di setiap wilayah sasaran," kata Mustari di Jayapura, Senin.

Pengalaman tersebut kini menjadi pijakan untuk memperbaiki skema distribusi pada periode Juli hingga September. Perbaikan dilakukan mulai dari perencanaan rute, jadwal pengiriman, hingga koordinasi dengan aparat setempat di titik-titik yang sulit dijangkau.

Jalur Perpanjangan Waktu Jika Distribusi Terhambat

Meski optimistis, Bulog tidak menutup kemungkinan adanya hambatan di lapangan yang berpotensi mengganggu target penyaluran. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bulog telah menyiapkan langkah lanjutan berupa pengajuan perpanjangan waktu kepada pemerintah pusat.

"Kalau ada hambatan yang berpotensi mengganggu target penyaluran, kami akan mengajukan permohonan perpanjangan waktu kepada pemerintah pusat," ujarnya.

Kebijakan mengenai perpanjangan waktu penyaluran ini sepenuhnya merupakan kewenangan Badan Pangan Nasional. Bulog telah mengusulkan agar sisa alokasi yang belum tersalurkan dapat dilanjutkan, namun keputusan final tetap menunggu persetujuan dari pusat.

Skala Penyaluran: 42 Wilayah dan Ratusan Ribu Penerima

Dengan total 845.425 penerima manfaat, skala distribusi bantuan pangan di Papua dan Papua Barat merupakan salah satu yang terbesar di kawasan timur Indonesia. Setiap bulannya, dibutuhkan sekitar 8.454 ton beras untuk memenuhi kebutuhan seluruh penerima di 42 wilayah administratif.

Koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota menjadi krusial, mengingat sebagian wilayah sasaran hanya dapat diakses melalui transportasi udara atau jalur sungai. Bulog memastikan stok beras di gudang-gudang penyangga telah disiapkan untuk memenuhi alokasi tiga bulan tersebut.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top