500 Personel Gabungan Disiagakan Hadapi Karhutla di Biak Numfor, Dilengkapi Water Canon dan Damkar

Penulis: Toni Haryadi  •  Rabu, 09 September 2026 | 08:53:01 WIB
Personel gabungan mengikuti apel kesiapsiagaan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Biak Numfor, Papua.

Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya menyiagakan 500 personel gabungan untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayahnya. Kesiapsiagaan ini ditandai dengan apel bersama yang melibatkan TNI-Polri, Pemda Biak Numfor, Basarnas, dan masyarakat.

BIAK — Sebanyak 500 personel gabungan dikerahkan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Mereka dibekali pemadam kebakaran, water canon, serta peralatan penunjang lainnya.

Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya mengatakan, kesiapsiagaan personel itu ditandai dengan apel bersama yang melibatkan TNI-Polri, Pemda Biak Numfor, Basarnas, dan masyarakat.

Musim Kemarau Membuat Lahan Mudah Terbakar

Arjuna menekankan pentingnya kewaspadaan karena saat ini wilayah Biak sedang memasuki musim kemarau. Kondisi itu membuat lahan, terutama yang ditumbuhi semak belukar, sangat mudah terbakar.

Ia mengingatkan warga agar berhati-hati saat membakar sampah dan tidak meninggalkannya sebelum api benar-benar padam. Sebab, api yang membesar dapat dengan cepat meluas dan memicu kebakaran yang lebih besar.

Warga Diminta Segera Lapor Jika Melihat Asap

Masyarakat diimbau untuk segera melapor apabila melihat kepulan asap yang membumbung tinggi. Laporan dini dinilai penting agar api dapat ditangani sebelum kebakaran meluas ke area yang lebih besar.

"Segera lapor bila melihat asap, apalagi bila cukup tebal sehingga dapat segera ditangani sebelum membesar," ujar Arjuna.

Dengan koordinasi lintas instansi dan partisipasi aktif warga, diharapkan potensi karhutla di Biak Numfor dapat ditekan selama musim kemarau berlangsung.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top