PAPUA — Setelah melalui serangkaian tes kesehatan ketat pada Kamis (28/5), tim medis MotoGP menyatakan kondisi fisik Marquez sudah memenuhi standar kompetisi. Izin ini diberikan dengan catatan: pemantauan lanjutan tetap dilakukan pada Jumat pagi sebelum sesi resmi berlangsung. Protokol evaluasi berkala ini wajib dijalani peraih enam gelar juara dunia tersebut demi menjamin keselamatannya.
Catatan Pahit di Musim 2026: Dua Kali Gagal Finis dan Tanpa Podium
Keputusan untuk kembali ke lintasan datang di tengah tekanan besar. Sepanjang musim 2026, performa Marquez di atas motor Ducati masih jauh dari kata stabil. Rentetan cedera di awal musim menjadi biang kerok utama.
Data menunjukkan dari empat seri utama yang ia jalani, Marquez belum sekalipun menginjak podium. Lebih buruk lagi, ia tercatat mengalami dua kali kegagalan finis. Akibatnya, pembalap bernomor motor 93 itu tertinggal cukup jauh dalam klasemen sementara, terutama dari rival utamanya seperti Marco Bezzecchi.
Rekor Emas di Mugello: Empat Kemenangan Sejak 2008
Meski dalam kondisi kurang ideal, Marquez punya satu modal besar: sejarah manis di Sirkuit Mugello. Trek teknis favorit legenda Valentino Rossi ini sudah ia taklukkan sebanyak empat kali sepanjang karier Grand Prix-nya sejak 2008. Catatan itu menjadi suntikan kepercayaan diri jelang akhir pekan ini.
Dukungan penuh dari tim Ducati Lenovo diharapkan mampu memberikan dorongan teknis agar Marquez bisa kembali ke barisan depan. Sesi latihan bebas hari ini akan menjadi indikator awal proses adaptasinya pasca-pemulihan.
Tantangan Langsung: Bezzecchi dan Martin Siap Menggila
Jika Marquez mampu mencatatkan waktu impresif di FP1, bukan tidak mungkin kejutan besar terjadi pada sesi kualifikasi dan balapan utama nanti. Namun, persaingan dipastikan panas. Pembalap muda seperti Marco Bezzecchi dan Jorge Martin sedang dalam performa terbaik dan siap memperebutkan podium di Mugello.
Publik Italia kini tinggal menunggu: apakah The Baby Alien mampu memutus tren negatif dan kembali "menggila" di salah satu sirkuit paling ikonik di dunia?