PAPUA — Kabar ini menjadi angin segar bagi publik Prancis yang sudah lama menanti kepulangan Zidane ke tim nasional. Setelah melalui serangkaian negosiasi, FFF akhirnya mengunci pilihan pada pelatih berusia 52 tahun tersebut untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Didier Deschamps.
Mengapa Zidane Kembali ke Timnas Prancis?
Zidane sudah tanpa klub sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021. Selama masa jeda itu, ia kerap dikaitkan dengan sejumlah klub elite Eropa, termasuk Manchester United dan Juventus. Namun, ambisi untuk menangani Les Bleus disebut menjadi prioritas utama Zizou.
Menurut sumber internal FFF, negosiasi berjalan mulus dalam dua pekan terakhir. Tidak ada kendala berarti terkait gaji maupun durasi kontrak. Zidane dinilai sebagai sosok ideal untuk meneruskan warisan Deschamps yang sukses membawa Prancis juara Piala Dunia 2018.
Target dan Ekspektasi di Depan Zizou
Zidane tidak datang dengan proyek jangka panjang. FFF disebut memberi target langsung: merebut gelar Piala Dunia 2026. Dengan skuad yang masih dihuni pemain kelas dunia seperti Kylian Mbappe, Antoine Griezmann, dan Eduardo Camavinga, ekspektasi itu bukan tanpa dasar.
“Zidane adalah pemenang. Kami butuh karakter seperti itu di ruang ganti,” ujar salah satu petinggi FFF yang enggan disebut namanya.
Apa yang Berubah dari Era Deschamps?
Perbedaan paling mencolok ada pada gaya permainan. Zidane dikenal lebih fleksibel secara taktik, tidak kaku pada satu formasi. Ia juga punya pendekatan personal yang kuat terhadap pemain — modal yang ia buktikan saat membawa Madrid juara Liga Champions tiga kali beruntun.
Deschamps lebih mengandalkan soliditas pertahanan dan transisi cepat. Zidane diperkirakan akan memberikan lebih banyak kebebasan kreatif kepada lini depan, sesuatu yang selama ini dikeluhkan publik Prancis.
Reaksi Publik dan Jadwal Perkenalan
Kabar ini langsung menjadi trending topic di media sosial Prancis. Banyak fans menyambut antusias, meski sebagian lain masih menghormati jasa Deschamps. FFF berencana menggelar konferensi pers resmi pada 1 September di markas mereka di Clairefontaine untuk memperkenalkan Zidane secara langsung.
Laga uji coba melawan Jerman pada 12 September disebut sebagai laga pertama Zidane sebagai pelatih kepala Timnas Prancis.