Pencarian

Diskominfo Papua Siapkan CMS untuk Perluas Pemasaran UMKM, 350 Titik Starlink Jadi Penopang Ekosistem Digital

Minggu, 02 Agustus 2026 • 15:53:01 WIB
Diskominfo Papua Siapkan CMS untuk Perluas Pemasaran UMKM, 350 Titik Starlink Jadi Penopang Ekosistem Digital
Pelaku UMKM Papua mengikuti pelatihan digital yang digelar Diskominfo Provinsi Papua di Jayapura.

JAYAPURA — Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) tidak hanya berhenti pada pelatihan digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mereka kini merancang sistem Content Management System (CMS) yang akan menjadi etalase produk unggulan daerah di ruang digital.

Kepala Diskominfo Provinsi Papua Jeri Agus Yudianto mengatakan pengembangan CMS ini merupakan bagian dari penguatan ekosistem ekonomi digital. Keberadaan platform tersebut diharapkan mempermudah pelaku usaha di kampung-kampung untuk menjangkau pembeli di luar Papua tanpa perantara.

"Kami selama ini juga berkolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis serta berbagai organisasi dan lembaga masyarakat dalam memberikan pelatihan digital bagi pelaku UMKM," kata Jeri di Jayapura, Sabtu.

Infrastruktur Starlink Jadi Katalis Transaksi Digital

Percepatan ekonomi digital di Bumi Cenderawasih tidak lepas dari perluasan akses internet. Pemerintah telah mengoperasikan sekitar 350 titik layanan VSAT Starlink untuk mengatasi wilayah yang belum terjangkau jaringan terestrial.

Dampaknya mulai terasa di sektor riil. Jeri menyebut infrastruktur tersebut membuka akses pasar, mempercepat transaksi digital, sekaligus menopang layanan perbankan, pendidikan, dan kesehatan di daerah terpencil.

"Di mana keberadaan infrastruktur tersebut telah memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari terbukanya akses pasar, percepatan transaksi digital, hingga mendukung layanan perbankan, pendidikan, dan kesehatan di daerah terpencil," ujarnya.

Produk Unggulan Papua Siap Tembus Pasar Nasional

Jeri menambahkan, pemanfaatan internet oleh pelaku UMKM di Papua terus menunjukkan tren meningkat. Saat ini, banyak pelaku usaha yang memanfaatkan media sosial, platform digital, dan aplikasi pesan instan untuk promosi sekaligus komunikasi dengan pelanggan.

Transaksi pembayaran non-tunai pun mulai lazim digunakan. Kondisi ini menjadi modal berharga saat CMS resmi diluncurkan nanti.

"Oleh sebab itu kami berharap pengembangan CMS dan peningkatan literasi digital dapat membantu pelaku UMKM memasarkan produk unggulan Papua, seperti kopi, hasil perikanan, kerajinan tangan, dan berbagai produk lokal lainnya ke pasar nasional maupun internasional sehingga mampu meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk daerah," kata Jeri.

Diskominfo Provinsi Papua saat ini masih mematangkan desain CMS. Dinas teknis terkait dilibatkan untuk memastikan platform tersebut sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha di lapangan.

Bagikan
Sumber: papua.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks