Pencarian

Tesla Semi Siap Debut di Eropa September 2026, Begini Spesifikasi yang Bisa Ditunggu

Senin, 24 Agustus 2026 • 21:34:01 WIB
Tesla Semi Siap Debut di Eropa September 2026, Begini Spesifikasi yang Bisa Ditunggu
Tesla mengumumkan rencana peluncuran truk listrik Semi di Eropa pada September 2026.

PAPUA — Kabar ini diumumkan langsung oleh Tesla melalui unggahan di akun X mereka. Namun, hingga saat ini, perusahaan belum membuka konfigurasi apa saja yang akan ditawarkan untuk konsumen Eropa. Yang jelas, langkah ini menjadi penanda ekspansi Semi setelah hampir satu dekade sejak pertama kali diperkenalkan.

Dua Varian yang Sudah Dikenal di Amerika Serikat

Di pasar asalnya, Amerika Serikat, Tesla Semi hadir dalam dua pilihan: Standard Range dan Long Range. Keduanya sama-sama menggendong tenaga yang sangat besar, mencapai 1.072 hp.

Perbedaan utama terletak pada jarak tempuhnya. Varian Standard Range diklaim mampu menempuh sekitar 523 km dalam sekali pengisian daya. Sementara itu, varian Long Range menawarkan jangkauan yang jauh lebih jauh, hingga 805 km.

Sayangnya, belum ada kepastian apakah kedua varian ini akan langsung diboyong ke Eropa atau ada penyesuaian khusus. Kita harus menunggu pengumuman resmi di Hanover nanti.

Sistem Pengisian Daya: Megacharger Jadi Kunci Utama

Salah satu keunggulan utama Tesla Semi adalah fleksibilitasnya dalam hal pengisian daya. Truk ini sudah mengadopsi port pengisian standar Megawatt Charging System (MCS) tujuh pin. Ini menjadi kabar baik karena memungkinkan Semi memanfaatkan jaringan pengisi daya truk listrik berdaya tinggi yang terus dibangun di Eropa.

Dengan pengisi daya standar 120 kW, baterai Semi butuh waktu sekitar empat jam untuk terisi hingga 60 persen. Namun, waktu tersebut bisa dipangkas drastis jika menggunakan Megacharger khusus Tesla dengan daya hingga 1,2 MW. Dengan daya sebesar itu, baterai bisa mencapai level pengisian yang sama hanya dalam waktu sekitar 30 menit.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berinvestasi

Meski angkanya impresif, ada beberapa catatan yang perlu diingat. Pertama, angka jarak tempuh dan tenaga tersebut masih klaim dari Tesla. Performa di dunia nyata, terutama dengan muatan penuh dan kondisi jalan Eropa yang bervariasi, bisa berbeda.

Kedua, infrastruktur Megacharger di Eropa memang sedang berkembang, tapi belum merata. Ini bisa menjadi tantangan logistik bagi operator armada yang ingin langsung mengandalkan truk listrik untuk rute jarak jauh. Biaya pengadaan truk dan pembangunan infrastruktur pengisian daya juga menjadi pertimbangan besar bagi calon pembeli korporat.

Spesifikasi lengkap dan detail peluncuran untuk pasar Eropa baru akan diumumkan saat acara berlangsung. Kita tunggu saja apakah Tesla akan membawa perubahan spesifikasi dari versi Amerika atau langsung menjual versi yang sama.

Follow jayapuraonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: otomotif.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks