PAPUA — Persija Jakarta resmi menuntaskan training camp (TC) di Thailand yang berlangsung pada 10-23 Agustus 2026. Selama di Negeri Gajah Putih, skuad Macan Kemayoran menjalani dua laga uji coba melawan Police Tero pada 19 Agustus dan Chiangrai United tiga hari berselang.
Hasilnya, Shin Tae-yong melihat perkembangan positif yang jauh berbeda dibanding penampilan tim di Piala Presiden 2026. Tempo permainan, distribusi bola, kedisiplinan antarlini, hingga ketahanan fisik pemain disebut mengalami peningkatan pesat.
Shin Tae-yong: Hampir Semua Aspek Sudah Memuaskan
“Bisa dibilang sekarang hampir sudah sempurna seluruhnya,” kata Shin Tae-yong dalam keterangan resmi klub, dikutip pada Rabu (26/8/2026).
Mantan pelatih Timnas Indonesia itu menambahkan bahwa detail-detail yang terus diasah selama dua pekan di Hua Hin dan Bangkok mulai terlihat hasilnya di lapangan. Para pemain dinilai semakin cerdas dalam mengontrol tempo dan mengambil keputusan saat membangun serangan.
“Performa tim sangat bagus. Timing operan pemain, tempo permainan, hampir seluruhnya memuaskan,” jelasnya.
Pekerjaan Rumah Menuju Kick-off Super League
Meski puas, Shin Tae-yong tak ingin timnya berpuas diri. Tantangan terbesar kini adalah menjaga level performa tersebut agar tetap stabil ketika kompetisi resmi bergulir.
“Saat ini kondisi pemain sepertinya yang paling penting. Lalu sepak bola yang ingin kami mainkan, timing operan, kemudian stamina dasar pemain untuk berlari 90 menit. Lalu line-up, jarak antar lini, hal-hal seperti itu secara keseluruhan harus kami bentuk dan bawa sampai ke pertandingan Super League,” tambah pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Manajer Persija Ingatkan Pemain agar Tak Terlena
Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, menilai TC di Thailand merupakan fase krusial dalam membangun kesiapan tim. Dedikasi dan kerja keras para pemain selama pemusatan latihan menjadi modal berharga yang harus dibawa pulang ke Jakarta.
Namun, Ardhi mengingatkan Rizky Ridho dan kolega untuk segera mengalihkan fokus. Kick-off Super League 2026/2027 hanya menyisakan dua pekan, sehingga hasil positif di Thailand harus diterjemahkan menjadi kesiapan nyata di kompetisi.
“Selanjutnya, tugas kami adalah menjaga hal-hal positif yang sudah terbentuk selama training camp ini sekaligus terus memperbaiki aspek-aspek yang masih menjadi kekurangan,” tutupnya.