Simulasi Biaya Motor Listrik vs Motor Bensin 60 Km per Hari, Pengguna Polytron Fox 350 Bisa Hemat Rp5,5 Juta Setahun

Penulis: Vicky Prasetya  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 22:21:01 WIB
Simulasi biaya operasional motor listrik Polytron Fox 350 menunjukkan penghematan hingga Rp5,5 juta per tahun dibandingkan motor bensin.

PAPUA — Kenaikan harga BBM non-subsidi mendorong banyak pengendara harian mulai menghitung ulang ongkos transportasi. Polytron, melalui divisi kendaraan listriknya, merilis simulasi perbandingan biaya operasional antara motor listrik Fox 350 dan motor bensin 160 cc untuk pemakaian harian. Simulasi ini menggunakan asumsi jarak tempuh 60 kilometer per hari dengan 22 hari kerja per bulan.

Biaya Bensin Pertamax Capai Rp6,43 Juta per Tahun

Dalam skenario tersebut, motor bensin dengan konsumsi bahan bakar rata-rata 40 km per liter membutuhkan 1,5 liter Pertamax per hari. Dengan harga Pertamax Rp16.250 per liter, biaya harian mencapai Rp24.375. Dalam sebulan, pengeluaran untuk BBM mencapai Rp536.250, dan dalam setahun melonjak menjadi Rp6.435.000.

Angka itu hanya untuk pembelian bahan bakar dan belum termasuk biaya pajak kendaraan bermotor, perawatan rutin, atau penggantian oli. Setiap motor memiliki besaran pajak dan biaya servis yang berbeda.

Biaya Listrik Fox 350 Hanya Rp885.600 Setahun

Sebagai perbandingan, Polytron mencatat biaya pengisian daya untuk Fox 350 dalam pola perjalanan yang sama hanya sebesar Rp885.600 per tahun. Angka ini sudah termasuk seluruh kebutuhan energi untuk menempuh lebih dari 21.000 km dalam setahun.

Selain biaya listrik, pengguna Fox 350 hanya perlu mengeluarkan biaya perpanjangan STNK sebesar Rp50.000 per tahun. Polytron juga mengklaim biaya servis berkala untuk motor listrik ini adalah Rp0, sehingga total biaya operasional tahunan hanya Rp935.600.

Selisih Rp5,5 Juta, Setara 85 Persen Lebih Hemat

Jika dibandingkan secara langsung, pengguna motor bensin harus merogoh kocek Rp6.435.000 per tahun untuk BBM, sementara pengguna Fox 350 hanya mengeluarkan Rp935.600 untuk listrik dan administrasi. Selisihnya mencapai Rp5.499.400 atau sekitar Rp5,5 juta per tahun.

Head of Group Product EV-2W Polytron, Ilman Fachrian Fadly, menjelaskan bahwa efisiensi ini menjadi daya tarik utama motor listrik untuk penggunaan harian. “Berdasarkan simulasi penggunaan harian sejauh 60 km selama 30 hari, total jarak tempuh mencapai lebih dari 21.000 km per tahun. Dalam skenario ini, Polytron Fox 350 hanya membutuhkan biaya sekitar Rp885.600 per tahun untuk pengisian listrik,” ujar Ilman.

Dengan selisih biaya yang mencapai 85 persen lebih rendah, motor listrik terbukti menawarkan efisiensi operasional yang signifikan. Namun, keputusan beralih tetap perlu mempertimbangkan faktor lain seperti ketersediaan infrastruktur pengisian daya, daya tahan baterai dalam jangka panjang, serta harga beli awal yang masih lebih tinggi dibandingkan motor bensin setara.

Reporter: Vicky Prasetya
Sumber: otorider.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top