JAYAPURA — Dari total target penyaluran sebanyak 16.773 ton beras, Bulog telah menyalurkan 14.208 ton. Sementara itu, untuk komoditas minyak goreng, sebanyak 2.842 liter dari target 3.354 liter sudah sampai ke tangan penerima. Angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar warga di enam provinsi telah menerima jatah bantuan pangan mereka.
Mengapa Distribusi Tersendat di Papua Pegunungan, Tengah, dan Selatan?
Ahmad Mustari menjelaskan bahwa tiga provinsi tersebut menjadi titik kritis dalam rantai distribusi. Kondisi geografis yang berat, seperti medan pegunungan dan akses jalan yang terbatas, membuat pengiriman logistik menjadi lambat. "Masih belum terealisasinya bantuan pangan ke beberapa wilayah di Tanah Papua karena terbatasnya sarana angkutan serta faktor cuaca," ujar Ahmad Mustari di Jayapura, Jumat.
Cuaca ekstrem yang kerap melanda kawasan tersebut, seperti hujan deras dan angin kencang, turut memperlambat pergerakan armada pengangkut. Akibatnya, bantuan yang seharusnya sudah didistribusikan dalam waktu dekat masih tertahan di gudang-gudang penyangga.
Apa Langkah Bulog untuk Mengejar Kekurangan 5 Persen?
Meski menghadapi hambatan, Bulog memastikan akan terus berupaya menuntaskan penyaluran hingga 100 persen. Pihaknya tengah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mencari solusi transportasi alternatif, termasuk kemungkinan penggunaan jalur udara untuk daerah yang benar-benar terisolasi. "Mudah-mudahan penyaluran bantuan pangan dapat terealisasi 100 persen," harap Kepala Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari.
Perum Bulog Kanwil Papua membawahi enam provinsi, yaitu Papua, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya. Total wilayah ini mencakup 42 kabupaten dan kota yang tersebar di seluruh Tanah Papua.
Bantuan Pangan Periode Februari-Maret 2026
Bantuan yang disalurkan ini merupakan paket pangan pokok untuk periode Februari dan Maret 2026. Setiap kepala keluarga penerima mendapatkan jatah beras dan minyak goreng sebagai bagian dari program stabilisasi pasokan dan harga pangan pemerintah. Dengan capaian 95 persen, Bulog optimistis sisa bantuan akan segera menyusul ke tangan warga yang membutuhkan dalam waktu dekat.