Wakil Wali Kota Jayapura: MTQ Bukan Sekadar Lomba, Tapi Benteng Generasi Muda dari Narkoba dan Tawuran

Penulis: Udin Syamsul  •  Senin, 13 Juli 2026 | 13:39:31 WIB
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menyampaikan MTQ sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda.

JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura, Papua, menempatkan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) sebagai instrumen pembentukan karakter, bukan sekadar lomba tahunan. Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk mengembangkan minat dan bakat generasi muda Islam.

"MTQ merupakan wadah yang baik bagi pengembangan minat bakat generasi muda khususnya umat Islam di Kota Jayapura untuk memiliki akhlak yang baik serta menjadikan nilai-nilai Al Quran sebagai pedoman dalam kehidupan setiap hari," kata Rustan di Jayapura, Sabtu.

Benteng dari Tiga Ancaman Sosial

Menurut Rustan, nilai lebih MTQ terletak pada fungsinya sebagai proteksi sosial. Ia menyebut kegiatan ini dapat menjadi benteng bagi generasi muda dari tiga pengaruh negatif utama: pergaulan bebas, tawuran antarpelajar, dan penyalahgunaan narkoba.

"Penting sekali membawa generasi muda untuk dekat kepada hal yang positif dan salah satunya adalah kegiatan MTQ," ujarnya.

38 Kafilah Dikirim ke Ajang Provinsi 2026

Di sisi lain, persiapan kontingen Kota Jayapura untuk MTQ tingkat Provinsi Papua sudah rampung. Manajer MTQ Kota Jayapura, Abdul Majid, menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Jayapura atas dukungan penuh terhadap keikutsertaan para kafilah.

Abdul Majid menjelaskan, Kota Jayapura mengirimkan sebanyak 38 anggota kafilah yang akan bertanding di sejumlah cabang lomba untuk kategori putra dan putri. Ajang tersebut merupakan MTQ Ke-31 tingkat Provinsi Papua yang dijadwalkan berlangsung pada 2026.

"Kami berharap kafilah Kota Jayapura mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah pada ajang MTQ tingkat Provinsi Papua pada 2026," katanya.

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top