Pencarian

Gubernur Papua Fakhiri Targetkan Jalan Darat Jayapura-Nabire Buka Pusat Ekonomi Baru, Pertanian Modern Dikembangkan di Merauke

Minggu, 12 Juli 2026 • 15:35:31 WIB
Gubernur Papua Fakhiri Targetkan Jalan Darat Jayapura-Nabire Buka Pusat Ekonomi Baru, Pertanian Modern Dikembangkan di Merauke
Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri menargetkan pembangunan jalan darat Jayapura-Nabire sebagai pusat ekonomi baru.

JAYAPURA — Pembangunan infrastruktur transportasi darat dan pengembangan pertanian modern menjadi dua pilar utama yang diandalkan pemerintah untuk mendorong kebangkitan ekonomi Papua. Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri menargetkan koridor jalan yang menghubungkan Jayapura hingga Nabire sebagai prioritas utama untuk memutus ketergantungan masyarakat pada transportasi laut yang selama ini menjadi satu-satunya akses utama.

“Visi pembangunan ini tidak berhenti pada koneksi antara Jayapura dan Nabire, tetapi diperluas hingga menghubungkan Biak, Kepulauan Yapen, Waropen, Sarmi, Mamberamo Raya, dan berbagai kawasan lain,” ujar Fakhiri dalam keterangan yang diterima, beberapa waktu lalu.

Jalan Darat Diproyeksi Tekan Biaya Logistik dan Ciptakan Lapangan Kerja

Selama bertahun-tahun, kondisi geografis Papua yang berat membuat biaya logistik tinggi dan disparitas harga kebutuhan pokok antara wilayah pesisir dan pegunungan sulit diatasi. Dengan tersedianya jalur darat yang memadai, distribusi hasil pertanian, perikanan, perkebunan, serta kebutuhan pokok diperkirakan berlangsung lebih cepat. Pemerintah daerah meyakini konektivitas ini akan memunculkan kawasan perdagangan baru, mempercepat investasi, dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Infrastruktur jalan juga memperluas akses warga terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan fasilitas publik lainnya. “Jalan bukan sekadar menghubungkan wilayah secara geografis, tetapi juga menghubungkan peluang ekonomi yang selama ini belum berkembang secara optimal,” imbuh Gubernur Fakhiri.

Transportasi Laut Terpadu dan Pelabuhan Depapre Jadi Penopang

Pembangunan transportasi darat tidak berjalan sendiri. Pemerintah Provinsi Papua juga menyiapkan sistem transportasi laut terpadu yang menghubungkan Kabupaten Jayapura, Kepulauan Yapen, Biak, kawasan pesisir, hingga daerah yang terhubung melalui Sungai Mamberamo. Gubernur menegaskan transportasi laut yang cepat dan terjangkau akan mempercepat distribusi hasil produksi masyarakat sekaligus memperluas akses menuju pusat-pusat perdagangan.

Pelabuhan Depapre dikembangkan menjadi kawasan perikanan terpadu. Pelabuhan ini tidak lagi sekadar tempat sandar kapal, melainkan pusat aktivitas ekonomi yang mengintegrasikan sektor perikanan, industri pengolahan, distribusi, hingga ekspor. Strategi ini memungkinkan hasil tangkapan nelayan diproses terlebih dahulu sebelum dipasarkan sehingga memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi dan memperkuat daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional.

Pertanian Modern di Merauke Disebut Setara dengan Jepang dan AS

Di sektor pertanian, pemerintah terus mendorong transformasi pertanian modern, khususnya di Papua Selatan. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penerapan teknologi pertanian modern di Merauke telah sejajar dengan praktik yang digunakan di negara-negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat. Modernisasi ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas dan daya saing komoditas lokal.

Kombinasi pembangunan infrastruktur dan modernisasi sektor produktif diharapkan mampu mengubah wajah ekonomi Papua secara fundamental. Pemerintah daerah menargetkan seluruh program ini berjalan secara terintegrasi agar efek berganda terhadap perekonomian dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di seluruh wilayah Papua.

Bagikan
Sumber: suaradewata.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks