JAYAPURA — Dua puluh warga asli Papua di Kota Jayapura resmi menyelesaikan uji kompetensi tata kecantikan rambut di Tempat Uji Kompetensi (TUK) SMK Negeri 1 Pariwisata Papua, Senin lalu. Mereka sebelumnya mengikuti pelatihan intensif selama 28 hari atau setara 200 jam pelajaran yang digelar oleh Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Cia Jayapura.
Kepala Seksi Pendidikan Lembaga Kursus dan Pelatihan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Sugi Rahayu, mengatakan program ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen), pemerintah daerah, dan lembaga kursus.
Ketua LKP Cia Jayapura, Samsiah, menjelaskan bahwa uji kompetensi yang dijalani para peserta mencakup berbagai keterampilan teknis. Mulai dari pencucian rambut, perawatan rambut, creambath, masker rambut, pengeringan, hingga penataan rambut.
"Uji kompetensi tersebut mencakup berbagai keterampilan, mulai dari pencucian rambut, perawatan rambut, creambath, masker rambut, pengeringan hingga penataan rambut sesuai standar industri kecantikan nasional," kata Samsiah.
Sugi Rahayu menambahkan, dengan mengantongi sertifikat kompetensi, para peserta memiliki bukti kemampuan yang diakui oleh industri. Hal ini menjadi bekal praktis bagi generasi muda OAP untuk bersaing di pasar tenaga kerja.
"Apalagi pada kegiatan tersebut para peserta bakal mendapatkan sertifikat kompetensi sehingga menjadi bukti kemampuan telah memenuhi standar yang ditetapkan industri," ujar Sugi.
Menurut Sugi, program pendidikan vokasi ini merupakan salah satu upaya strategis pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran di Papua. Pihaknya berharap keterampilan yang sudah diperoleh bisa langsung dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha baru, baik secara individu maupun kelompok.
Pemerintah Kota Jayapura memberikan apresiasi kepada LKP Cia yang dinilai proaktif memberikan pelatihan bagi generasi muda, khususnya Orang Asli Papua. Sugi menilai langkah ini sebagai kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Papua.
"Kami juga memberikan apresiasi kepada Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Cia karena mau memberikan pelatihan bagi generasi muda, khususnya Orang Asli Papua sehingga ini menjadi langkah positif dalam meningkatkan keterampilan," katanya.
Ke depan, Pemkot Jayapura berharap semakin banyak generasi muda OAP yang memiliki keterampilan profesional di berbagai bidang vokasi. Program seperti ini dinilai mampu mendorong kemandirian ekonomi dan mendukung pembangunan sumber daya manusia di tanah Papua.