JAYAPURA — Bulog Kanwil Papua memastikan distribusi bantuan pangan beras tahap ketiga tahun ini menjangkau seluruh kelurahan dan kampung di Kota Jayapura. Penyaluran yang berlangsung sejak Juli lalu itu melibatkan aparatur kelurahan dan kampung sebagai ujung tombak pendistribusian kepada warga.
Kepala Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari, menyampaikan bahwa setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan jatah 30 kilogram beras yang merupakan akumulasi alokasi tiga bulan. Penyerahan simbolis dilakukan bersama Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, pada Senin (24/8).
Abisai Rollo mengingatkan para lurah dan kepala kampung untuk mencermati kondisi riil warga di lapangan. Ia menilai pendataan yang akurat menjadi kunci agar bantuan tidak jatuh ke tangan yang salah.
"Data penerima tidak hanya dasar administrasi, tetapi juga harus melihat kondisi riil di lapangan seperti apa. Supaya penerima bantuan ini merasakan dampak manfaatnya," ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip Seputarpapua.com.
Instruksi tersebut muncul menyusul evaluasi penyaluran periode sebelumnya yang masih menemukan kasus bantuan belum tepat sasaran. Wali Kota meminta aparatur tingkat kelurahan dan kampung lebih cermat dalam melakukan verifikasi dan validasi data.
Ahmad Mustari menegaskan bantuan ini merupakan program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, bukan komoditas yang diperjualbelikan. Ia berharap warga menggunakan beras tersebut untuk konsumsi sehari-hari.
"Kepada masyarakat, ketika menerima bantuan ini jangan dijual. Gunakan dengan baik, karena ini merupakan program pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," kata Ahmad Mustari.
Penyaluran bantuan pangan beras ini menjadi salah satu instrumen pemerintah menahan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan. Pemkot Jayapura berkomitmen memastikan distribusi berjalan lancar hingga September mendatang.