Kampung Holtekamp di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, menjadi salah satu dari sekitar 60 kampung di Indonesia yang dinilai dalam program Kampung Pancasila 2026 oleh TNI Angkatan Darat. Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menilai program ini penting untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dan meningkatkan kecintaan warga terhadap NKRI.
JAYAPURA — Program Kampung Pancasila dinilai menjadi instrumen strategis dalam memperkuat ideologi negara di tingkat akar rumput. Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang telah memberi kesempatan bagi Kampung Holtekamp untuk mengikuti penilaian tersebut.
"Penilaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat," ujar Rollo di Jayapura, Kamis.
Kampung Holtekamp Satu dari 60 Kampung se-Indonesia
Kampung Holtekamp yang berada di Distrik Muara Tami ini menjadi satu-satunya kampung dari Kota Jayapura yang masuk dalam proses penilaian lanjutan. Sekitar 60 kampung dari berbagai wilayah di Indonesia turut bersaing dalam program yang digagas TNI Angkatan Darat tersebut.
Rollo berharap program serupa tidak berhenti di Holtekamp. Pemerintah kota mendorong agar kampung-kampung lain di Jayapura juga mendapat kesempatan serupa.
"Ke depan diharapkan kampung-kampung lain juga dapat diberikan penilaian, sehingga kami sebagai warga negara Indonesia harus mencintai negara dan Pancasila sebagai dasar negara," katanya.
Pembinaan Ekonomi hingga Pemanfaatan Media Digital
Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menjelaskan, penilaian ini bukan sekadar seremoni. Program tersebut menyasar pembinaan nyata di tingkat kampung, mulai dari sektor pertanian, ketahanan pangan, peternakan, hingga penguatan UMKM.
"Termasuk pembinaan terkait bagaimana mengelola media supaya dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai saluran informasi demi perkembangan dan kemajuan," kata Febriel.
TNI juga memasukkan pembinaan generasi muda dalam kriteria penilaian. Setiap Kodim melakukan proses seleksi awal, kemudian kampung yang memenuhi kriteria diajukan ke tingkat Angkatan Darat untuk penilaian lanjutan.
Target: Nilai Pancasila Hidup dalam Keseharian Warga
Febriel menekankan bahwa program ini diharapkan mendorong masyarakat menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya sekadar mengikuti penilaian. Pembinaan ekonomi dan ketahanan pangan disebutnya mampu memperkuat kemandirian kampung.
Pemerintah kota berharap semangat kebangsaan, persatuan, dan gotong royong semakin tumbuh di seluruh kampung di wilayah Kota Jayapura melalui program ini.