PAPUA — PT Bridgestone Tire Indonesia mengumumkan rencana produksi ban B-Silent yang dirancang khusus meredam kebisingan pada mobil listrik. Teknologi ini mulai dipasok ke pabrikan global yang beroperasi di Indonesia pada 2026, seiring penetrasi kendaraan listrik yang terus menguat di pasar domestik.
Kabar ini disampaikan dalam perayaan ulang tahun ke-50 perusahaan di Jakarta, Senin (24/8). Acara tersebut dihadiri Menteri Perdagangan RI Budi Santoso, perwakilan GAIKINDO, serta mitra industri.
"Pemerintah Indonesia tetap terbuka untuk menerima masukan berkelanjutan serta melakukan diskusi strategis mengenai usulan kebijakan investasi, meningkatkan dinamika pasar domestik, dan memaksimalkan peluang ekspor global," ujar Budi Santoso dalam sambutannya.
Perjalanan Bridgestone di Indonesia dimulai 1976 dengan pendirian pabrik pertama di Bekasi, Jawa Barat. Fasilitas kedua menyusul di Karawang pada 1999, melengkapi kapasitas produksi untuk segmen ban penumpang hingga komersial.
Kedua pabrik tersebut ditunjang lintasan uji berstandar global yang berfungsi sebagai pusat pengembangan produk untuk pasar domestik dan ekspor. Hingga kini, Bridgestone Indonesia menempatkan diri sebagai salah satu basis manufaktur strategis di kawasan.
Ban konvensional menghasilkan dengung frekuensi rendah yang makin terdengar jelas ketika mobil listrik melaju tanpa suara mesin. B-Silent menjawab persoalan itu dengan lapisan peredam yang dipasang di bagian dalam ban, menyerap getaran sebelum berubah menjadi noise kabin.
Implementasi teknologi ini menempatkan Indonesia sejajar dengan fasilitas produksi Bridgestone lain di dunia. Target pasokannya bukan hanya pabrikan EV, tapi juga produsen global yang merakit kendaraan di dalam negeri.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menegaskan arah pengembangan perusahaan ke depan.
"Menatap masa depan, kami akan memperdalam kapabilitas lokal, merespons kebutuhan pasar yang terus berkembang, serta menghadirkan solusi mobilitas yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan," kata Mukiat.
EAST CEO Bridgestone Corporation, Nobuyuki Tamura, menambahkan bahwa Indonesia merupakan basis manufaktur dan pasar ekspor strategis. Menurutnya, penguatan rantai pasok lokal melalui teknologi B-Silent akan menciptakan nilai jangka panjang bagi perekonomian Indonesia.
Langkah ini sejalan dengan tren kendaraan listrik yang diproyeksikan tumbuh signifikan di Indonesia. Pemerintah terus mendorong adopsi EV lewat insentif dan pengembangan ekosistem pendukung, membuka peluang bagi pemasok komponen seperti ban untuk memainkan peran lebih besar.