Autovaganza 2026: Ragam Hybrid dari Veloz HEV Rp303 Juta sampai Eksion PHEV Rp459 Juta

Penulis: Udin Syamsul  •  Selasa, 01 September 2026 | 21:58:01 WIB
Pengunjung mengamati deretan kendaraan hybrid yang dipamerkan di Autovaganza 2026 di QBig Mall BSD City, Tangerang.

PAPUA — Pasar mobil hybrid di Indonesia makin ramai, dan Autovaganza 2026 yang berlangsung di QBig Mall BSD City sampai Minggu, 30 Agustus 2026, membuktikannya. Pameran bertema "Fuel The Experience" ini menghadirkan deretan model hybrid yang bisa langsung dibandingkan—tanpa harus keliling showroom. Bagi yang sedang mempertimbangkan kendaraan elektrifikasi, ajang ini jadi titik mulai yang tepat karena semua pemain utama berkumpul di satu tempat.

MPV Hybrid Bertarung: Innova Zenix vs Eksion vs M6 DM-i

Segmen MPV hybrid paling sengit, dengan harga yang berselisih tipis di kelas menengah. Toyota Innova Zenix HEV dibanderol mulai Rp400 jutaan, mengusung sistem hybrid yang sudah teruji di pasar. Wuling Eksion PHEV hadir lebih mahal, CE Rp459 juta dan EX Rp509 juta, tapi menawarkan kemampuan listrik murni hingga 125 km dengan jarak tempuh gabungan menembus 1.000 km.

BYD M6 DM-i jadi penantang serius dengan harga paling agresif, mulai Rp298 jutaan sampai Rp395 juta-an. Teknologi DM-i Super Hybrid-nya mengutamakan motor listrik sebagai penggerak utama, sementara mesin bensin berperan sebagai generator. Ini pendekatan berbeda dari Toyota atau Wuling yang mengandalkan kerja sama mesin dan motor secara bersamaan.

SUV Hybrid Kompak: Yaris Cross HEV vs HR-V Hybrid vs ZS+

Di segmen SUV kompak, pilihannya tidak kalah menarik. Toyota Yaris Cross HEV dibanderol mulai Rp448 jutaan, sementara Honda HR-V Hybrid lebih murah di Rp388,6 juta. Keduanya sama-sama mengusung teknologi hybrid yang sudah matang, tapi Yaris Cross datang dengan sistem Power Split Device generasi ke-4 yang diklaim lebih efisien.

MG ZS Hybrid+ memilih jalur berbeda dengan baterai berkapasitas 1,83 kWh dan klaim konsumsi bahan bakar 27,7 km per liter. Harganya mulai Rp299 jutaan untuk varian Ignite dan Rp329 jutaan untuk Magnify. Ini masuk sebagai salah satu pilihan termurah di kelasnya, mengancam posisi Daihatsu Rocky e-Smart yang dipatok Rp299 juta-an.

Teknologi Hybrid Berbeda: Jangan Sampai Tertukar

Tidak semua "hybrid" bekerja dengan cara yang sama. Honda StepWGN e:HEV, misalnya, memakai sistem yang menggabungkan mesin 2.0L Atkinson cycle dengan dua motor listrik bertenaga 184 PS—orientasinya pada efisiensi di kecepatan konstan. Daihatsu Rocky e-Smart memilih sistem yang memberi sensasi berkendara seperti mobil listrik, dengan mesin bensin sebagai pendukung.

Ada juga pendekatan berbeda dari Deepal S05 yang memakai teknologi Range Extender EV (REEV). Secara fundamental ini mobil listrik murni, tapi dilengkapi mesin bensin kecil yang hanya berfungsi sebagai generator pengisi baterai. Konsep ini relatif baru di Indonesia, dan bisa jadi solusi bagi yang khawatir soal infrastruktur charging tapi ingin merasakan pengalaman berkendara listrik penuh.

Catatan Sebelum Membeli

Yang perlu diperhatikan: angka konsumsi bahan bakar yang terpampang adalah klaim pabrikan, bukan hasil uji real-world. Kondisi jalan Indonesia yang macet dan berhenti-berjalan bisa menghasilkan angka berbeda. Begitu juga dengan harga yang tertera di pameran biasanya belum termasuk pajak progresif dan asuransi, jadi siapkan dana tambahan 10-15 persen di luar harga OTR.

Untuk harga tersebut, ini bukan keputusan kecil. Bandingkan dengan kebutuhan harian: kalau mayoritas perjalanan di dalam kota dengan jarak pendek, Wuling Eksion PHEV atau BYD M6 DM-i yang bisa jalan full listrik lebih masuk akal. Kalau sering luar kota, Innova Zenix HEV atau HR-V Hybrid dengan teknologi Toyota/Honda yang sudah terbukti durabilitasnya jadi pilihan lebih aman. Autovaganza 2026 memberi kesempatan untuk melihat semuanya berdampingan—manfaatkan sebelum acara berakhir di akhir Agustus nanti.

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: oto.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top