Ratusan Warga Supiori Papua Jalani Operasi Katarak Gratis dari Kemensos, Warga Berharap Bisa Beraktivitas Kembali

Penulis: Reza Maulana  •  Selasa, 01 September 2026 | 23:47:02 WIB
Ratusan warga Kabupaten Supiori, Papua, mengikuti operasi katarak gratis yang digelar Kementerian Sosial.

SUPIORIKementerian Sosial (Kemensos) menggelar operasi katarak gratis bagi masyarakat di Kabupaten Supiori, Papua. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses layanan kesehatan bagi warga di timur Indonesia.

Kegiatan ini dihadirkan untuk menjawab kebutuhan penanganan katarak di daerah kepulauan tersebut. Banyak warga selama ini terkendala biaya dan akses menuju fasilitas kesehatan.

Mengapa Operasi Katarak Penting bagi Warga Supiori?

Katarak menjadi salah satu penyebab utama gangguan penglihatan di daerah terpencil. Tanpa penanganan, kondisi ini menghambat produktivitas dan aktivitas sehari-hari.

Melalui operasi gratis ini, warga yang mengalami penurunan penglihatan dapat kembali melihat jelas. Dengan penglihatan pulih, mereka mampu bekerja, mengurus keluarga, dan menjalani hidup mandiri.

Sinergi Antara Pemerintah Pusat dan Daerah

Program ini terlaksana berkat kerja sama Kemensos dengan pemerintah daerah dan tenaga medis setempat. Layanan kesehatan mata ini menyasar warga yang membutuhkan penanganan segera.

Kehadiran tim medis di Kabupaten Supiori menjadi angin segar bagi masyarakat yang kesulitan menjangkau rumah sakit di kota besar. Layanan gratis ini meringankan beban ekonomi warga.

Dampak yang Diharapkan dari Layanan Kesehatan Ini

Kemensos menargetkan agar warga yang telah menjalani operasi dapat segera beraktivitas seperti sedia kala. Setelah operasi, warga diharapkan mampu kembali mengurus rumah tangga, bertani, atau bekerja tanpa hambatan penglihatan.

Program ini sekaligus menjadi bukti kehadiran negara dalam pemerataan layanan kesehatan, khususnya di Papua. Bagi warga Supiori, kesempatan ini berharga karena memberikan harapan hidup lebih baik.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: tv.sinpo.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top