Kebakaran Lahan di Dekat Pemukiman Warga Sota Merauke, TNI-Polri Padamkan Api Secara Manual

Penulis: Udin Syamsul  •  Senin, 07 September 2026 | 21:16:02 WIB
Personel TNI-Polri bersama warga memadamkan api secara manual di lahan yang terbakar dekat pemukiman Kampung Sota, Distrik Sota, Merauke, Papua Selatan, Senin (07/09/2026).

MERAUKE — Kobaran api melahap lahan di Kampung Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, pada Senin (07/09/2026) sekitar pukul 11.00 WIT. Lokasi kebakaran berada di dekat pemukiman warga, memicu respons cepat aparat keamanan setempat.

Kapolsek Sota, Iptu Rosuhandi Pasaribu, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya bersama personel TNI langsung menuju titik lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

Pemadaman Manual untuk Cegah Rambat ke Rumah Warga

Upaya pemadaman dilakukan secara manual menggunakan peralatan seadanya. Langkah ini diambil sebagai langkah antisipasi agar api tidak merembet ke perumahan warga dan bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

“Tindakan cepat TNI/Polri memadamkan kobaran api meskipun dilakukan secara manual, sebagai bentuk respon cepat yang dapat mengancam pemukiman sekitar,” ujar Iptu Rosuhandi Pasaribu.

Warga Sota Dilibatkan dalam Pengepungan Api

Personel gabungan tidak bekerja sendirian. Masyarakat setempat turut dilibatkan dalam proses pemadaman, bergotong royong memastikan api tidak meluas ke area yang lebih luas.

Keterlibatan warga ini dinilai krusial, mengingat medan di Distrik Sota yang berada di wilayah perbatasan menuntut kecepatan penanganan sebelum api membesar.

Himbauan Kapolsek: Jangan Bakar Lahan Saat Kemarau

Kapolsek Sota mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan dalam situasi kemarau panjang yang tengah berlangsung. Kondisi cuaca kering membuat api mudah menyebar dan sulit dikendalikan.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membakar hutan maupun lahan di situasi kemarau panjang yang tengah terjadi sekarang,” pintanya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih berlangsung dan aparat terus melakukan monitoring di titik kejadian untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

Reporter: Udin Syamsul
Sumber: suryapapua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top