PAPUA — Langkah ini diambil ITDC sebagai bagian dari persiapan The Mandalika yang semakin aktif menerima wisatawan, pelaku usaha, penyelenggara event, dan stakeholder internasional. Kawasan di Lombok Tengah itu terus diposisikan sebagai destinasi sportstainment berskala internasional.
Penguatan aspek keamanan dan keselamatan dilakukan melalui kerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lombok Tengah. Ruang lingkupnya mencakup pencegahan dan penanggulangan kebakaran, identifikasi serta pemetaan area berisiko, hingga pemeriksaan sarana proteksi kebakaran dan jalur evakuasi.
Kerja sama itu juga mencakup pemadaman kebakaran, pencarian dan penyelamatan korban, serta pelatihan dan simulasi kesiapsiagaan bagi pekerja, masyarakat, dan tenant di kawasan. ITDC turut memperkuat dukungan operasional Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Zona Barat KEK Mandalika.
ITDC menjalin kerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram untuk menyediakan ruang layanan keimigrasian di area sentral parkir Bazaar Mandalika. Layanan ini dijadwalkan berlangsung minimal dua kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Kamis.
Layanan tersebut mencakup izin tinggal, perubahan status keimigrasian, perpanjangan visa kunjungan, Exit Permit Only (EPO), Tanda Bukti Pendaftaran (TSP), perubahan data atau aktivitas, serta informasi dan konsultasi keimigrasian. Kehadirannya memudahkan wisatawan mancanegara, pelaku usaha, tenaga kerja asing, dan stakeholder internasional mengurus administrasi tanpa harus keluar dari kawasan.
Pada aspek keamanan, ITDC menggandeng Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) untuk memperkuat bantuan pengamanan operasional The Mandalika. Cakupannya meliputi bantuan pengamanan, penanganan kondisi kontinjensi, sosialisasi, peningkatan kapasitas SDM, pemanfaatan sarana dan prasarana pendukung, pengawasan dan pengendalian, hingga dukungan penegakan hukum.
General Manager The Mandalika, Pari Wijaya, menyebut kesiapan keamanan dan keselamatan sebagai pondasi penting dalam pengelolaan destinasi. Ia menekankan aspek tersebut tidak bisa dipisahkan dari meningkatnya intensitas aktivitas pariwisata dan event di kawasan.
"Saat sebuah kawasan berkembang menjadi sportstainment destination berstandar internasional, destination readiness tidak hanya pada pemenuhan standar venue dan infrastruktur, tetapi juga bagaimana kami memastikan aspek keamanan, keselamatan, dan layanan publik berjalan dengan baik," ujar Pari.
Ia menambahkan kolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menjadi bagian penting agar The Mandalika siap menghadapi berbagai kondisi, baik operasional harian maupun saat menjadi tuan rumah event internasional.
"Pertumbuhan destinasi harus berjalan beriringan dengan kesiapan ekosistemnya. Wisatawan membutuhkan rasa aman, pelaku usaha membutuhkan iklim investasi yang kondusif, penyelenggara event membutuhkan kepastian dan jaminan keamanan, sementara stakeholder internasional membutuhkan layanan yang bisa mendukung aktivitas mereka," jelas Pari.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung 9–11 Oktober mendatang di Sirkuit Mandalika. Melalui penguatan layanan kesiapsiagaan, keimigrasian, dan keamanan, ITDC memperkuat kolaborasi antar stakeholder untuk menjadikan The Mandalika sebagai The Ultimate Lifestyle sportstainment Destination yang didukung kesiapan ekosistem kawasan.