PAPUA — Villa Park menjadi venue pertemuan dua tim yang sedang mencari bentuk terbaik di awal musim 2026/27. Aston Villa belum mencetak gol maupun meraih kemenangan di tiga laga Premier League pertama, meski baru saja menang dramatis 3-2 atas Club Brugge di Liga Champions pada Selasa lalu.
Kemenangan di Belgia itu tidak lepas dari penampilan John McGinn yang dinobatkan sebagai Player of the Match. Performa tersebut menjadi sinyal positif bagi Unai Emery sebelum kembali berlaga di kompetisi domestik.
Villa saat ini berusaha menghindari catatan buruk sebagai tim pertama di empat divisi teratas Inggris yang gagal mencetak gol di empat laga pembuka liga selama dua musim berturut-turut. Musim lalu, mereka menorehkan rekor serupa.
Dari enam pertemuan terakhir di Villa Park pada ajang Premier League, Villa selalu menang atas Nottingham Forest. Catatan ini menjadi bekal berharga bagi tuan rumah yang belum konsisten di awal musim.
Secara keseluruhan, dari 18 pertemuan terakhir di Premier League, Forest hanya menang tiga kali, imbang enam, dan kalah sembilan kali melawan Villa.
Villa tidak bisa diperkuat Leon Goretzka, Johan Manzambi, Amadou Onana (semuanya cedera lutut), dan Brian Madjo (pergelangan kaki). Joao Gomes juga harus menjalani laga terakhir dari sanksi larangannya.
Oliver Glasner, yang menggantikan Vítor Pereira pada Juli lalu, belum merasakan kemenangan bersama Nottingham Forest. Dua kekalahan beruntun dari Leeds United di liga dan EFL Cup, lalu hasil imbang 2-2 di markas Liverpool, dan terakhir bermain 0-0 melawan Tottenham di City Ground.
Catatan imbang Forest tergolong tinggi. Hanya Bournemouth (12), Brentford (11), dan Leeds (11) yang mengoleksi hasil imbang lebih banyak dari Forest (10) sepanjang 2026 di Premier League.
Aston Villa 1-1 Nottingham Forest. Dua tim yang sedang kesulitan menemukan performa terbaik di awal musim. Hasil imbang jadi skenario paling masuk akal.