Pencarian

10 Gim Star Wars Terlaris: Battlefront Puncaki Takhta Penjualan

Rabu, 06 Mei 2026 • 11:04:01 WIB
10 Gim Star Wars Terlaris: Battlefront Puncaki Takhta Penjualan
Star Wars: Battlefront (2015) memimpin penjualan gim bertema Star Wars di Amerika Serikat sejak 1995.

Star Wars: Battlefront rilisan 2015 resmi memuncaki daftar gim bertema galaksi dengan pendapatan kotor tertinggi di Amerika Serikat sejak tahun 1995. Laporan terbaru analis Circana, Mat Piscatella, mengonfirmasi dominasi mutlak Electronic Arts melalui seri Battlefront dan Jedi. Pencapaian masif ini sekaligus menyoroti performa luar biasa waralaba Lego Star Wars yang berhasil mengamankan empat posisi dalam sepuluh besar klasemen sejarah.

dalam sepuluh besar klasemen sejarah. ISI:

Analis Circana, Mat Piscatella, membedah peta kekuatan industri gim bertema Star Wars berdasarkan total nilai penjualan dolar. Star Wars: Battlefront hasil reboot tahun 2015 sukses merebut posisi puncak klasemen. Angka ini murni berasal dari penjualan ritel dan digital, tanpa menghitung pendapatan konten tambahan atau DLC.

Kejayaan Electronic Arts (EA) berlanjut dengan menempatkan Star Wars Jedi: Fallen Order di peringkat kedua. Sekuel Battlefront II (2017) menyusul di posisi ketiga, sementara Star Wars Jedi: Survivor mengunci urutan keempat. Statistik ini membuktikan arah pengembangan gim EA sangat diterima pasar Amerika Serikat dalam satu dekade terakhir.

Selain judul-judul realistis, seri Lego Star Wars menunjukkan taringnya dengan menguasai empat posisi dalam daftar sepuluh besar. Hingga 2019, gabungan dua seri Battlefront milik EA tercatat telah terjual lebih dari 33 juta kopi. Meski angka tersebut terus bertumbuh, masa depan seri ini justru terbentur kendala bisnis yang pelik.

Tantangan Lisensi dan Realitas Bisnis

Laporan tahun 2021 mengungkapkan bahwa EA sempat menolak proposal pengembangan Battlefront 3 karena struktur biaya lisensi Disney. Gim ketiga tersebut diwajibkan menjual 20 persen kopi lebih banyak hanya untuk menghasilkan laba yang setara dengan judul sebelumnya. Realitas ini menjelaskan mengapa seri terlaris sekalipun bisa terhenti akibat kalkulasi margin keuntungan yang kian ketat.

Bagikan
Sumber: gamespot.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks