Pencarian

Harga Pertamax di Papua Naik Jadi Rp 16.650 per Liter per 10 Juni 2026, Pertalite Tetap Rp 10.000

Rabu, 10 Juni 2026 • 19:37:31 WIB
Harga Pertamax di Papua Naik Jadi Rp 16.650 per Liter per 10 Juni 2026, Pertalite Tetap Rp 10.000
Harga Pertamax di Papua naik menjadi Rp 16.650 per liter mulai 10 Juni 2026.

JAYAPURA — Kenaikan harga Pertamax di Papua ini berlaku seragam di seluruh wilayah, dengan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 7,5 persen. Keputusan ini diambil setelah melalui koordinasi dengan pemerintah sebagai regulator dan evaluasi berkala yang mempertimbangkan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.

Daftar Harga BBM Non-Subsidi Terbaru di Papua

Area Manager Communication Relations & CSR Papua Maluku Ispiani Abbas di Jayapura, Rabu, merinci harga produk BBM non-subsidi yang berlaku per 10 Juni 2026:

  • Pertamax (RON 92): Rp 16.650 per liter (sebelumnya Rp 12.600 per liter)
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp 21.200 per liter (tetap)
  • Dexlite (CN 51): Rp 23.500 per liter (tetap)
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp 25.350 per liter (tetap)

Harga BBM Subsidi di Papua Tidak Berubah

Ispiani memastikan harga BBM bersubsidi tidak ikut naik. Harga Pertalite tetap Rp 10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp 6.800 per liter. "Kami bakal terus memastikan pasokan BBM di Tanah Papua ini akan terus tetap aman serta tersedia di seluruh jaringan SPBU Pertamina sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," ujarnya.

Mengapa Harga Pertamax di Papua Naik Sekarang?

Penyesuaian harga BBM non-subsidi, menurut Ispiani, merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat. "Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator," katanya.

Kenaikan harga Pertamax ini hanya terjadi pada produk RON 92. Pertamina memastikan pasokan BBM di seluruh SPBU di Tanah Papua tetap aman dan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik setelah pemberlakuan harga baru.

Bagikan
Sumber: papua.antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks