Mark Gurman dari Bloomberg, mengutip sejumlah sumber internal Apple, mengungkapkan bahwa prototipe iPhone Air 2—dengan kode internal V62—kini tengah dalam tahap pengujian lanjutan. Model ini mempertahankan desain dasar iPhone Air saat ini, namun menjawab dua kritik terbesar pendahulunya: absennya kamera ultra-wide dan baterai yang kurang tahan lama.
Dua Kamera dan Chipset Flagship
iPhone Air 2 akan menambahkan lensa ultra-wide di bagian belakang, melengkapi kamera utama yang sudah ada. Peningkatan ini membuat ponsel ini tak lagi ketinggalan dalam urusan fleksibilitas fotografi dibandingkan lini Pro.
Dapur pacunya akan menggunakan chip Apple Silicon A20 Pro, prosesor yang sama dengan yang bakal dipasang di iPhone 18 Pro dan Pro Max. Ini berarti performa komputasi dan efisiensi daya generasi terbaru akan hadir di ponsel tertipis Apple.
Belum jelas apakah peningkatan daya tahan baterai akan dicapai melalui penambahan fisik baterai yang lebih besar atau murni dari optimalisasi perangkat lunak.
Jadwal Rilis yang Berantakan: Strategi Baru Apple?
Yang paling menarik dari laporan ini bukan sekadar spesifikasi, melainkan perubahan strategi rilis Apple. Jika pola tradisional Apple selama bertahun-tahun adalah meluncurkan semua lini iPhone baru pada September, kini mereka siap mengadopsi pola bertahap ala Samsung.
Menurut Gurman, jadwalnya akan seperti ini: iPhone 18 Pro dan Pro Max beserta iPhone Ultra—ponsel lipat perdana Apple—diumumkan pada September 2026. Namun, iPhone Ultra baru akan dikirim ke konsumen di akhir 2026. Disusul kemudian iPhone 18 non-Pro dan iPhone Air 2 pada musim semi 2027.
Ini adalah pertama kalinya Apple memisahkan jadwal rilis produk flagshipnya dalam satu tahun. Langkah ini bisa mengubah kebiasaan upgrade pengguna dan tekanan pasokan di kuartal keempat yang biasanya menjadi puncak penjualan.
iPhone Air Jadi Cikal Bakal Ponsel Lipat
Laporan sebelumnya menyebutkan bahwa desain iPhone Air menjadi fondasi bagi pengembangan iPhone Ultra, ponsel lipat pertama Apple. Artinya, teknologi engsel dan material ringan yang dikembangkan untuk Air akan diwariskan ke produk yang lebih mahal dan kompleks.
Gurman juga menambahkan bahwa Apple tengah menyiapkan iPhone edisi 20 tahun dan ponsel lipat generasi kedua yang dijadwalkan rilis pada akhir 2027. Ini menunjukkan bahwa perusahaan asal Cupertino itu tidak hanya bertahan, tetapi tengah membangun ekosistem perangkat baru untuk dekade berikutnya.
Bagi pengguna di Indonesia yang tertarik pada ponsel ringan dan tipis namun enggan mengorbankan fitur kamera, iPhone Air 2 bisa menjadi opsi menarik—asalkan Apple akhirnya membawa produk ini ke pasar resmi Tanah Air, yang hingga kini belum ada kepastian.