JAYAPURA — Seruan itu disampaikan Musa Kobogau di Jayapura, Selasa (30/6/2026). Menurutnya, seluruh elemen, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, hingga generasi muda, memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas daerah.
“Papua saat ini sangat membutuhkan dukungan dari para tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama menyebarkan pesan perdamaian serta memberikan informasi yang benar kepada masyarakat,” ujar Musa dalam keterangan resmi yang diterima media.
Pesan Perdamaian sebagai Benteng Informasi Hoaks
Musa menekankan, penyampaian informasi yang edukatif dan benar dapat mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat. Ia mengingatkan agar warga tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
“Jika ada kelompok-kelompok tertentu yang mencoba memengaruhi masyarakat melalui agenda-agenda yang dapat mengganggu persatuan, saya mengimbau seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi. Mari kita tetap tenang, menjaga keamanan lingkungan, dan mempercayakan penanganannya kepada pihak yang berwenang,” tegasnya.
Akses Pendidikan dan Kesejahteraan Jadi Prioritas
Selain keamanan, Kepala Suku Besar Moni itu menyoroti pentingnya perluasan akses pendidikan. Ia menyebut pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Papua yang berkualitas dan berdaya saing.
Musa berharap pemerintah terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperluas akses pendidikan di Papua. Ia juga mengapresiasi kinerja aparat keamanan yang dinilai profesional dalam menjaga stabilitas dan menegakkan hukum.
“Suasana yang aman dan damai dibutuhkan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal,” kata Musa.
Ia mengimbau masyarakat untuk menyikapi setiap informasi secara bijaksana serta tidak mudah terpengaruh ajakan demonstrasi atau agenda tertentu yang berpotensi memecah belah persatuan. Menurutnya, kepercayaan kepada pihak berwenang menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas wilayah.