JAYAPURA — Sebanyak 300 kelompok tani di Provinsi Papua kini menjadi sasaran program pengembangan pertanian modern yang digencarkan Pemprov setempat. Langkah ini diambil untuk mendongkrak produktivitas sektor pertanian sekaligus mengubah wajah pertanian tradisional di wilayah tersebut.
Petani Papua Dibekali Teknologi dan Inovasi Baru
Plt Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua, Lunanka Daimboa, menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia menjadi faktor penentu dalam proses modernisasi ini. "Oleh sebab itu pengembangan sumber daya manusia menjadi kunci dalam mendorong modernisasi pertanian di Papua," katanya di Jayapura, Senin.
Ia menambahkan, penguatan kapasitas dilakukan secara berkelanjutan agar petani dan penyuluh tidak gagap teknologi. Ke depan, pemerintah daerah berencana memperluas pembinaan agar lebih banyak masyarakat terlibat dalam pengembangan sektor pertanian.
Belajar dari Pekan Nasional Petani dan Nelayan
Pengalaman berharga didapatkan para petani dan penyuluh Papua saat mengikuti Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan di Gorontalo beberapa waktu lalu. Dalam forum nasional itu, mereka menyerap berbagai pengetahuan dan praktik pertanian modern.
"Pada kegiatan tersebut kami membawa beberapa petani lokal Papua di mana dalam acara Penas informasi yang didapatkan bisa diterapkan pada daerah masing-masing sehingga mampu meningkatkan hasil produksi pertanian," ujar Luna.
Mekanisasi Mulai Diterapkan, Petani Lokal Mampu Operasikan Alat Modern
Penerapan mekanisasi pertanian di Papua mulai menunjukkan hasil. Program cetak sawah yang tengah berjalan, misalnya, telah memanfaatkan peralatan modern. Sejumlah petani lokal di berbagai daerah dinilai sudah mampu mengoperasikan teknologi tersebut dengan dukungan pendampingan dari pemerintah.
"Saat ini penerapan mekanisasi pertanian di Papua mulai berkembang, termasuk pada program cetak sawah yang telah memanfaatkan peralatan modern. Sejumlah petani lokal di berbagai daerah telah mampu mengoperasikan teknologi tersebut dengan dukungan pendampingan dari pemerintah," jelasnya.
Pemprov Targetkan Lahirnya Petani Milenial Papua
Selain modernisasi alat, Pemprov Papua juga mendorong lahirnya lebih banyak petani milenial. Harapannya, pola pikir generasi muda terhadap sektor pertanian bisa berubah. Luna menekankan bahwa pertanian memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan sekaligus berperan vital dalam ketahanan pangan daerah.
Dia menambahkan ke depan akan terus mendorong juga lahirnya lebih banyak petani milenial sehingga mengubah pola pikir generasi muda bahwa sektor pertanian memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan sekaligus berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah.