Pencarian

Tokoh Adat Keerom Kepala Suku Besar Wiikaya Apresiasi Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Papua

Minggu, 12 Juli 2026 • 16:06:31 WIB
Tokoh Adat Keerom Kepala Suku Besar Wiikaya Apresiasi Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Papua
Kepala Suku Besar Wiikaya Keerom, Herman Yoku, apresiasi pendekatan humanis Satgas Damai Cartenz dalam menjaga keamanan Papua.

KEEROM — Bagi Herman Yoku, keamanan di Papua tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat keamanan. Sebagai Kepala Suku Besar Wiikaya Keerom, ia menilai fondasi kehidupan yang aman dibangun dari komunikasi yang baik, saling menghormati, dan kepedulian antar sesama warga.

Pandangan itu ia sampaikan pada Rabu (9/7/2025) di Jayapura. Dalam kesempatan tersebut, Herman memberikan apresiasi kepada Satgas Operasi Damai Cartenz yang dinilainya telah konsisten melakukan pendekatan humanis kepada masyarakat.

"Saya memberikan apresiasi dan dukungan kepada Satgas Damai Cartenz yang telah sekian lama melakukan pendekatan humanis," ujar Herman.

Pendekatan Humanis Dinilai Lebih Efektif daripada Penegakan Hukum Saja

Menurut Herman, sebagai tokoh adat ia melihat keamanan tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum. Ruang dialog antara aparat dan masyarakat justru menjadi kunci agar warga bisa menyampaikan harapan dan menjaga persaudaraan.

"Saya juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama membangun Papua, menjaga Papua tetap damai, hidup berdampingan sebagai sesama ciptaan Tuhan," katanya.

Ia menegaskan bahwa kedamaian Papua merupakan harapan bersama yang harus dijaga oleh seluruh pihak. Masyarakat diminta terus memperkuat persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat memecah kebersamaan.

Harapan untuk Penanganan Pelanggaran Hukum Secara Profesional

Di sisi lain, Herman menyoroti berbagai peristiwa kekerasan yang masih terjadi dan telah memengaruhi rasa aman masyarakat. Ia berharap pendekatan humanis kepada warga tetap dilanjutkan, namun penanganan terhadap dugaan tindak pidana harus berjalan profesional.

"Pendekatan humanis sudah banyak dilakukan. Harapan saya, upaya itu terus berjalan. Sementara apabila ada pelanggaran hukum, penanganannya dilakukan sesuai SOP dan secara terukur agar masyarakat benar-benar merasakan keamanan dan kenyamanan di tanah Papua," ujarnya.

Menutup pernyataannya, Herman kembali mengajak seluruh warga untuk menjaga persaudaraan dan merawat Papua sebagai tanah yang damai. Menurutnya, keamanan akan terwujud apabila semua unsur, baik masyarakat maupun aparat, terus membangun komunikasi dan saling menghormati demi kehidupan yang harmonis.

Bagikan
Sumber: bhinnekanusantara.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks