Dialog publik virtual ini merupakan serial pertama diskusi Kristen yang digagas Analisis Papua Strategis (APS). Acara berlangsung Sabtu, 1 Agustus pukul 09.30 WIT melalui Zoom. Panitia menyebut dialog ini mengangkat pertanyaan teologis fundamental.
Pertanyaan Kunci: Di Mana Allah saat Papua Menderita?
"Melalui perspektif Teologia Crucis, para pembicara akan merefleksikan kehadiran Allah di tengah manusia yang menderita, miskin, dan tertindas," demikian keterangan panitia dalam undangan yang diterima Minggu (26/7).
Latar Belakang Pembicara: Dari Teolog hingga Mantan Wakil Rakyat
Enam narasumber dari berbagai disiplin akan hadir. Mereka adalah Pendeta Dr Sostenes Sumihe, M.Th (pakar Teologi Sistematika GKI Papua), Pastor Yohanes Arwakon (Emmanuel Enid Baptist Church, Oklahoma, AS), Weynand Watory (Pimpinan Dewan Adat Papua, mantan anggota DPRP), Dr Ir Agus Irianto Sumule (akademisi Unipa Manokwari), dan Pendeta Jake Merril Ibo (mediator, founder Pusat Inisiatif Perdamaian Papua). Diskusi dipandu Laus DC Rumayom, Pendiri dan Direktur APS.
Cara Bergabung dan Waktu Pelaksanaan
Dialog diselenggarakan secara virtual via Zoom mulai pukul 09.30 WIT. Tautan akses: https://us04web.zoom.us/j/78257183991?pwd=we4SGOW6zB6pbfPuIS59Mja5brPHEp.1. Meeting ID: 782 5718 3991, Passcode: apsPdialog. Panitia mengajak masyarakat luas berpartisipasi.
“Salam damai dan Sejahtera. Kami mengundang bapak, ibu, saudara dan saudari seluruh masyarakat untuk mengikuti dialog publik serial Kristen dengan tema Gereja dan Kemiskinan di Tanah Papua,” ujar panitia dalam undangan yang sama.