TERNATE — Keputusan ini diumumkan melalui laman resmi Pelni beberapa waktu lalu. KM Sinabung, yang sebelumnya dikenal melayani trayek timur Indonesia, kini akan difokuskan pada rute yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta) dengan sejumlah kota di Sumatera dan Kalimantan. Perubahan ini otomatis menghapus pemberhentian di Ternate, Sorong, Manokwari, dan Jayapura dari jadwal kapal tersebut.
Bagi warga Maluku Utara dan Papua yang selama ini mengandalkan KM Sinabung sebagai moda transportasi laut, penyesuaian jadwal ini tentu berdampak langsung. Pelni belum merilis secara detail apakah akan ada kapal pengganti yang melayani rute yang sama di Agustus 2026. Namun, biasanya perusahaan pelayaran milik negara ini akan mengalokasikan kapal lain untuk menutup trayek yang kosong.
Rute Baru dan Jadwal Agustus 2026
Berdasarkan informasi yang beredar, KM Sinabung akan memulai pelayaran perdananya dari Jakarta menuju Pangkal Balam, Tanjung Pandan, dan Pontianak. Jadwal keberangkatan dari Tanjung Priok dijadwalkan pada awal Agustus 2026. Pelni mengimbau calon penumpang untuk selalu memantau aplikasi Pelni atau situs resmi untuk mendapatkan jadwal pasti yang bisa berubah sewaktu-waktu.
Apa Dampaknya bagi Penumpang di Indonesia Timur?
Penumpang yang sudah terbiasa menggunakan KM Sinabung untuk perjalanan dari Ternate ke Jayapura kini harus mencari alternatif. Opsi yang tersedia antara lain menggunakan KM Dorolonda atau KM Labobar yang masih melayani rute timur. Pelni juga membuka kemungkinan penambahan jadwal kapal lain jika permintaan di rute tersebut meningkat.
Perubahan rute ini merupakan bagian dari evaluasi operasional Pelni yang dilakukan secara berkala. Perusahaan kerap menyesuaikan trayek berdasarkan tingkat okupansi penumpang dan efisiensi bahan bakar. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi kantor cabang Pelni terdekat atau mengakses kanal resmi Pelni di media sosial.