Pencarian

Keondofoloan Waena Bagikan Sembako dan Gelar Lomba 17an untuk Warga Heram, Tokoh Adat Ajak Jaga Persatuan

Minggu, 16 Agustus 2026 • 22:02:01 WIB
Keondofoloan Waena Bagikan Sembako dan Gelar Lomba 17an untuk Warga Heram, Tokoh Adat Ajak Jaga Persatuan
Warga Distrik Heram mengikuti lomba makan kerupuk dalam rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di halaman kediaman Keondofoloan Kampung Waena, Jayapura, Minggu (16/8/2026).

JAYAPURA — Ratusan warga Distrik Heram, Kota Jayapura, tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan bakti sosial dan perlombaan yang digelar Keondofoloan Kampung Waena, Minggu sore (16/8/2026). Acara yang berlangsung di halaman kediaman Keondofoloan ini tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga menyalurkan bantuan paket sembako bagi warga yang hadir.

Kegiatan ini menjadi momen tahunan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga, baik dari kalangan Orang Asli Papua (OAP) maupun non-OAP. Suasana kampung tampak hidup dengan riuhnya anak-anak yang berlomba, diiringi sorak-sorai para orang tua yang mendampingi.

Tokoh Adat: Adat adalah Pedoman Hidup Bermasyarakat

Kepala Suku Modouw, Gustav Modouw, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan dukungannya terhadap semangat tema "Kampung Meriah, Adat Kuat, Indonesia Bersatu" yang diusung tahun ini.

"Sebagai tokoh adat, saya mendukung penuh semangat 'Kampung Meriah, Adat Kuat, Indonesia Bersatu'. Tema ini mengingatkan kita bahwa kemeriahan di kampung bukan hanya tentang kegiatan bersama, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat dapat berkumpul, menjaga kebersamaan, serta memperkuat hubungan kekeluargaan tanpa melihat perbedaan suku, agama, maupun latar belakang," ujar Gustav.

Menurut Gustav, adat dan budaya adalah identitas yang harus terus dijaga oleh masyarakat Papua. Adat yang kuat, lanjutnya, memberikan pedoman bagi masyarakat untuk saling menghormati dan menyelesaikan persoalan melalui jalur musyawarah.

Ajakan Menjaga Kerukunan di Tengah Arus Informasi

Di tengah derasnya arus informasi yang kerap memicu perpecahan, Gustav mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi. Ia menegaskan pentingnya filter informasi agar kehidupan kampung tetap aman dan harmonis.

"Kita harus bersama-sama menjaga persatuan serta tidak mudah terpengaruh oleh provokasi maupun informasi yang belum tentu kebenarannya," tegasnya.

Pernyataan ini relevan mengingat Kota Jayapura merupakan wilayah yang heterogen, dihuni oleh berbagai suku dari seluruh Indonesia. Kegiatan seperti ini dinilai efektif untuk merawat toleransi dan semangat gotong royong.

Lomba Tradisional Warnai Kemeriahan HUT RI

Selain pembagian sembako, kemeriahan acara diisi dengan berbagai perlombaan klasik yang identik dengan perayaan 17 Agustus. Anak-anak tampak gembira mengikuti lomba makan kerupuk, lari kelereng, memasukkan bolpoin ke dalam botol, jalan balon, dan goyang balon.

Panitia menyediakan hadiah menarik bagi para pemenang lomba sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi anak-anak. Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan bantuan paket sembako secara simbolis kepada warga yang hadir.

Keondofoloan Kampung Waena berharap kegiatan tahunan ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi wadah pemersatu warga, sekaligus menanamkan nilai-nilai perjuangan kemerdekaan kepada generasi muda Papua.

Follow jayapuraonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritapapua.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks