PAPUA — Laporan terbaru dari media Korea Selatan, ETNews, mengungkap rincian rencana produksi Samsung untuk jajaran ponsel lipat generasi terbaru. Dari tiga varian yang akan dirilis, Galaxy Z Fold 8 wide mendapat porsi produksi paling besar, menggeser posisi Galaxy Z Flip yang sebelumnya menjadi primadona.
Menurut laporan tersebut, Samsung mengalokasikan produksi awal Galaxy Z Fold 8 wide sebanyak 2,8 juta unit. Angka ini lebih tinggi dibandingkan varian Galaxy Z Fold 8 Ultra yang mendapat jatah 2 juta unit, dan Galaxy Z Flip 8 yang hanya diproduksi 1,5 juta unit.
Keputusan ini cukup mengejutkan karena pada generasi sebelumnya, Samsung lebih banyak memproduksi Galaxy Z Flip series. Tahun lalu, Galaxy Z Fold 7 berhasil mendorong volume produksi total hingga di atas 6 juta unit. Untuk tahun ini, target produksi keseluruhan diperkirakan berada di kisaran 5,5 hingga 6 juta unit, atau relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya.
Langkah Samsung memprioritaskan Galaxy Z Fold 8 wide menunjukkan keyakinan perusahaan terhadap format layar yang lebih lebar. Biasanya, Samsung menyesuaikan angka produksi berdasarkan permintaan pasar di kemudian hari. Namun, alokasi awal yang besar untuk varian wide ini menandakan bahwa Samsung memperkirakan model tersebut akan menjadi produk paling populer di jajaran foldable 2026.
Pergeseran strategi ini juga mengindikasikan bahwa Samsung mencoba menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan pengalaman layar besar tanpa harus mengorbankan portabilitas. Varian wide menawarkan kompromi antara ukuran layar saat terbuka dan kemudahan digenggam saat dilipat.
Samsung telah mengonfirmasi akan menggelar acara peluncuran pada 22 Juli 2026 untuk memperkenalkan Galaxy Z Fold 8 series dan Galaxy Watch 9. Dalam teaser yang beredar, Samsung juga menawarkan potongan harga hingga USD 1.200 (sekitar Rp 19,8 juta) untuk pengguna yang melakukan pre-order.
Selain itu, bocoran gambar realistis Galaxy Z Fold 8 wide sudah mulai beredar di internet, memperlihatkan desain bodi yang lebih proporsional dengan rasio layar yang tidak terlalu memanjang. Informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi teknis dan harga resmi untuk pasar Indonesia akan menyusul setelah acara peluncuran global.
Dengan alokasi produksi yang besar, Galaxy Z Fold 8 wide jelas diarahkan untuk menjangkau segmen yang lebih luas, tidak hanya pengguna early adopter. Varian ini cocok untuk profesional yang membutuhkan layar besar untuk multitasking, tetapi juga ingin ponsel yang nyaman digunakan sehari-hari. Bagi pengguna yang menginginkan ponsel lipat dengan harga lebih terjangkau dari varian Ultra, Galaxy Z Fold 8 wide bisa menjadi pilihan yang menarik.