Pencarian

Serbuan Telur Luar Daerah ke Nabire Diblokir, 1 Juta Butir Kebutuhan Warga Jadi Target Perlindungan Peternak Lokal

Rabu, 24 Juni 2026 • 12:27:01 WIB
Serbuan Telur Luar Daerah ke Nabire Diblokir, 1 Juta Butir Kebutuhan Warga Jadi Target Perlindungan Peternak Lokal
Pembatasan pasokan telur luar daerah diberlakukan untuk melindungi peternak lokal Nabire.

NABIRE — Ribuan peternak ayam petelur di Nabire kini bisa bernapas lega. Pasokan telur dari luar daerah yang selama ini membanjiri pasar lokal mulai dibatasi. Kebijakan ini merupakan respons atas keluhan para peternak yang harga jualnya terus tertekan oleh produk impor dari provinsi tetangga.

Apa Dampak Pembatasan Ini bagi Peternak?

Dengan dibendungnya telur luar daerah, peternak lokal diprediksi bisa menjual telur dengan harga yang lebih stabil. Selama ini, harga telur di tingkat petern kerap anjlok karena kalah bersaing dengan telur yang didatangkan dari luar Papua Tengah.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Nabire mencatat, kebutuhan konsumsi telur rumah tangga di daerah itu mencapai sekitar 1.062.000 butir. Angka itu menjadi potensi pasar yang sangat besar jika bisa sepenuhnya dipasok oleh peternak setempat.

Siapa yang Paling Terdampak?

Peternak skala kecil dan menengah di sejumlah kampung di Nabire menjadi pihak yang paling diuntungkan. Mereka selama ini kesulitan bersaing dengan harga telur dari luar yang lebih murah karena biaya produksi yang lebih rendah di daerah asal.

“Kami sudah lama mengeluh. Telur dari luar harganya bisa lebih murah Rp 5.000 per kilogram. Peternak lokal rugi,” ujar seorang perwakilan peternak di Nabire, Senin lalu.

Kapan Kebijakan Mulai Berlaku?

Pemkab Nabire telah menerbitkan surat edaran terkait pembatasan ini sejak pekan lalu. Pengawasan di titik masuk utama, seperti pelabuhan dan bandara, mulai diperketat. Setiap pengiriman telur dari luar daerah wajib memiliki izin khusus dari dinas terkait.

Kebijakan ini tidak serta-merta menutup total pasokan dari luar. Pemerintah masih membuka keran impor jika produksi lokal tidak mencukupi, terutama saat hari besar keagamaan atau musim tertentu.

Apakah Harga Telur Akan Naik?

Dalam jangka pendek, harga telur di pasar tradisional Nabire berpotensi naik karena pasokan berkurang. Namun, pemkab memastikan akan mengawasi harga agar tidak merugikan konsumen. Stok telur lokal saat ini dinilai masih aman untuk memenuhi kebutuhan harian warga.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Nabire menyebutkan, pihaknya akan terus memantau distribusi. Jika ada lonjakan harga yang tidak wajar, operasi pasar akan segera digelar.

Berapa Kebutuhan Telur Warga Nabire?

Berdasarkan data BPS Nabire, kebutuhan konsumsi telur rumah tangga di daerah tersebut mencapai sekitar 1.062.000 butir. Angka ini menjadi acuan bagi pemkab dalam menentukan kuota pasokan dari luar daerah agar tidak mengganggu keseimbangan pasar.

Dengan kebijakan ini, peternak lokal diharapkan bisa meningkatkan produksi secara bertahap. Pemerintah juga berencana memberikan bantuan pakan dan bibit ayam untuk memperkuat sektor peternakan di Nabire.

Bagikan
Sumber: radarpapua.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks