SERAM BAGIAN BARAT — Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UIP MPA kali ini menyasar sektor pendidikan di wilayah timur Indonesia. Bantuan infrastruktur digital diberikan kepada SMA PGRI 2 Kairatu untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kelima laptop dan proyektor yang diserahkan diharapkan mampu memperkaya metode pengajaran guru. Sementara itu, jaringan WiFi dan sambungan listrik yang dipasang menjadi fondasi akses terhadap sumber belajar digital bagi para siswa.
Modalitas Belajar di Era Digital
Kepala SMA PGRI 2 Kairatu, Marthinus Tomatala, menyebut bantuan ini menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah. “Dengan fasilitas yang lebih memadai, kami optimistis guru dapat lebih kreatif dalam mengajar dan siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik serta relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Senin (29/6/2026).
Sebanyak 20 guru kini memiliki perangkat pendukung untuk menyusun materi ajar berbasis multimedia. Sementara 143 siswa mendapatkan akses lebih luas untuk mengembangkan literasi digital sejak bangku sekolah.
Listrik Bukan Sekadar Penerang
General Manager PLN UIP MPA, Raja Muda Siregar, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur energi harus berjalan paralel dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. “PLN percaya bahwa listrik bukan hanya menghadirkan terang, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya lebih banyak kesempatan,” katanya.
Menurut Raja, program ini merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk daya saing bangsa. “Kami berharap program ini mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih inovatif, memperkuat kompetensi digital generasi muda, serta melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun Indonesia,” imbuhnya.
Dampak Langsung ke Proses Belajar-Mengajar
Kehadiran perangkat digital dan akses internet di SMA PGRI 2 Kairatu diproyeksikan mengoptimalkan efektivitas pembelajaran. Guru dapat memanfaatkan proyektor untuk visualisasi materi, sementara siswa bisa mengakses perpustakaan digital dan sumber belajar online.
PLN UIP MPA menyatakan komitmennya tidak berhenti pada penyediaan listrik yang andal. Program TJSL ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perseroan dalam menjawab tantangan dunia pendidikan di era digital, khususnya di wilayah Maluku dan Papua.