PAPUA — Presiden Prabowo Subianto meminta agar setiap warga negara Indonesia memiliki rekening di dua bank pelat merah, yakni BRI dan BSI. Langkah ini disiapkan sebagai kanal penyaluran bansos agar bantuan pemerintah dapat diterima penerima secara cepat dan tepat sasaran.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, pembukaan rekening akan menyasar warga yang sudah berusia 18 tahun ke atas dan belum memiliki rekening bank. "Itu supaya nanti setiap bantuan itu betul-betul cepat dan tepat sasaran. Bansos dan lain-lain. Itu rencana Pak Presiden seperti itu kelihatannya," ujarnya di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa (8/9/2026).
Data KTP Bisa Jadi Rekening Otomatis
Dalam prosesnya, pemerintah akan melibatkan data dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Purbaya menyebut ada opsi yang lebih praktis: setiap orang yang membuat KTP langsung otomatis dibuatkan rekeningnya.
"Ada juga kemungkinan, ini sudah selesai sih diskusi kita? Dalam diskusi ya, ada kemungkinan juga nanti setiap orang yang bikin KTP langsung otomatis dibuatkan rekeningnya," terangnya.
Belum Ada Kepastian Jenis Bantuan yang Disalurkan
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, arahan tersebut muncul setelah rapat terbatas bersama Presiden Prabowo pada Senin (7/9/2026). Pembahasan mencakup kepemilikan rekening masyarakat Indonesia serta tingkat inklusi dan literasi keuangan nasional.
"Tadi Bapak Presiden meminta agar penduduk Indonesia itu mempunyai rekening koran. Jadi tentu diminta untuk BRI dan juga Bank Syariah Indonesia itu mempersiapkan rekening untuk masyarakat," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Hingga saat ini, pemerintah belum merinci program bansos apa saja yang nantinya akan disalurkan melalui mekanisme rekening tersebut. Masyarakat yang saat ini sudah menerima bantuan melalui mekanisme lain belum tentu otomatis terdampak kebijakan ini.
Yang Perlu Diketahui Penerima Bansos Saat Ini
Bagi keluarga penerima manfaat yang sudah aktif menerima bansos, tidak ada perubahan langsung pada penyaluran saat ini. Wacana pembukaan rekening ini masih dalam tahap persiapan dan diskusi antar kementerian.
Belum ada petunjuk teknis mengenai pendaftaran, jadwal pembukaan rekening, atau mekanisme verifikasi. Informasi resmi akan disampaikan pemerintah melalui kanal kementerian terkait jika kebijakan sudah final.
Warga yang ingin memastikan status penerimaan bansos tetap dapat memantau melalui pendamping sosial atau perangkat desa setempat. Waspadai pihak yang mengatasnamakan petugas dan meminta data pribadi atau sejumlah uang untuk pembukaan rekening bansos.