WASIOR — Wakil Bupati Teluk Wondama, Anthonius Alex Marani, membuka Pelatihan Dasar (Latsar) bagi 228 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2021 di Gedung Sasana Karya, Kantor Bupati Teluk Wondama, Rasiei, Senin (20/7). Dalam sambutannya, ia menekankan agar para peserta tidak menjadikan Latsar sekadar syarat administratif untuk diangkat menjadi PNS.
Bukan Sekadar Sertifikat, tapi Pembentukan Karakter
Alex Marani yang membacakan sambutan tertulis Bupati Elysa Auri menyebut Latsar sebagai awal pembentukan jati diri sebagai pelayan masyarakat, perekat persatuan, dan pelaksana kebijakan publik. Ia mengingatkan bahwa pemerintah membutuhkan aparatur yang mampu menjawab tantangan zaman, terus belajar, berinovasi, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
"Jangan menjadikan 'Berakhlak' hanya sebagai slogan yang terpasang di dinding kantor. Tetapi jadikan sebagai karakter yang hidup dalam setiap keputusan dan tindakan," tegas mantan Kepala Distrik Wasior itu.
Motor Penggerak Pelayanan Publik 20 Tahun ke Depan
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua Barat, Jainab Uswanas, menambahkan bahwa usia peserta yang masih muda menjadikan mereka motor penggerak utama yang akan menentukan wajah pelayanan publik Teluk Wondama untuk 10 hingga 20 tahun ke depan. Ia menekankan pentingnya integritas, disiplin tinggi, dan kesetiaan kepada NKRI.
"Di sinilah tempat saudara dibina, dididik dan dibentuk karakternya agar memiliki mentalitas pelayan publik yang berintegritas, disiplin tinggi dan setia kepada NKRI terutama untuk Kabupaten Teluk Wondama," pesan Jainab.
Rincian Peserta: 86 Golongan III dan 142 Golongan II
Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Teluk Wondama, Anton Suabey, melaporkan bahwa dari total 228 peserta, 86 orang berasal dari golongan III dan 142 orang dari golongan II. Latsar yang merupakan kerja sama Pemkab Wondama dengan BPSDM Papua Barat ini berlangsung selama 18 hari di Pusat Pendidikan dan Pelatihan BKPSDM Kabupaten Teluk Wondama di Iriati.
Anton berharap seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab. "Sehingga nantinya mampu menjadi ASN yang berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif," pungkasnya. (Nday)