JAYAPURA — Sebanyak 40 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura mengikuti pelatihan intensif selama dua hari, 29-30 Juli 2026. Pelatihan ini tidak sekadar teori, melainkan membekali mereka dengan instrumen bisnis lengkap mulai dari legalitas hingga strategi pemasaran digital.
Isi Pelatihan: dari HKI hingga Akses KUR
Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura, Abdul Majid, menyebut materi yang diberikan mencakup pemahaman Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan merek dagang untuk melindungi identitas produk. Selain itu, peserta juga mendapat bimbingan soal standar Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT), manajemen keuangan yang akuntabel, hingga cara mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Pelatihan ini untuk membekali para UKM binaan dengan instrumen bisnis yang lengkap dan legal," ujar Abdul Majid di Jayapura, Rabu.
Mengapa Legalitas Menjadi Kunci?
Tanpa Nomor Induk Berusaha (NIB) dan perlindungan HKI, produk UMKM sulit menembus pasar modern maupun platform digital. Kepala Bidang UKM Dinas Perindagkop dan UKM Kota Jayapura, Jane Ansanay, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari program pendataan, kemitraan, dan kemudahan perizinan bagi pelaku usaha di daerah itu.
"Kami berharap pelatihan ini mampu melahirkan UMKM yang semakin profesional, memiliki legalitas usaha yang lengkap, mampu mengelola keuangan secara sehat, serta siap bersaing di era digital," kata Jane.
Target: Go Nasional dan Global dari Jayapura
Abdul Majid menambahkan, Kota Jayapura sebagai pintu gerbang perekonomian di Tanah Papua harus melahirkan pelaku UMKM berdaya saing tinggi. Ia mendorong para pengusaha tidak hanya puas dengan pasar lokal, tetapi juga memanfaatkan ekosistem digital untuk menembus pasar nasional hingga global.
"Legalitas usaha melalui NIB, perlindungan HKI, serta akses pembiayaan KUR diharapkan menjadi modal penting dalam mengembangkan usaha yang tangguh dan berkelanjutan," ujar dia.
Inovasi Lokal Berpadu Standar Modern
Pemkot Jayapura berharap ke depan UMKM terus berinovasi dengan mengangkat keunikan lokal yang dipadukan dengan standar usaha modern. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya sistematis agar sektor usaha kecil tidak tertinggal dalam persaingan ekonomi digital yang semakin ketat.