Pencarian

Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Menggantung, Kemenperin Tunggu PMK Kemenkeu Terbit

Selasa, 18 Agustus 2026 • 00:10:31 WIB
Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Masih Menggantung, Kemenperin Tunggu PMK Kemenkeu Terbit
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan keterangan pers terkait insentif motor listrik di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/8/2026).

PAPUA — Kepastian kapan konsumen menikmati potongan harga itu masih menggantung. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan jajarannya telah menyiapkan seluruh aspek pelaksanaan. Namun, eksekusi di lapangan belum bisa dimulai sebelum Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terbit.

"Kita tunggu ininya ya, PMK-nya ya. Tunggu PMK-nya," ujar Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Kewenangan Penerbitan Berada di Tangan Kemenkeu

Agus menegaskan penerbitan regulasi itu sepenuhnya domain Kementerian Keuangan. Kemenperin, sebagai kementerian teknis, hanya bisa menunggu dan menyesuaikan diri setelah aturan main final keluar.

Hingga kini, belum ada kepastian jadwal kapan beleid tersebut diteken. Konsekuensinya, tenggat program yang sempat dirancang untuk tahun ini pun menjadi tidak pasti.

Skema dan Dampak yang Ditunggu Pelaku Usaha

Insentif ini dirancang menekan harga beli kendaraan listrik roda dua yang selama ini menjadi penghalang utama adopsi massal. Potongan Rp5 juta diharapkan mendorong penjualan dan mempercepat target elektrifikasi kendaraan di Indonesia.

Bagi produsen dan calon konsumen, ketiadaan PMK berarti proses pengajuan subsidi belum bisa berjalan. Sementara itu, jaringan dealer dan lini produksi pabrikan motor listrik sudah bersiap menyambut lonjakan permintaan begitu regulasi diteken.

Keterlambatan penerbitan aturan ini berpotensi menggeser target penjualan industri. Pelaku usaha berharap Kemenkeu segera menerbitkan PMK agar momentum pertumbuhan pasar kendaraan listrik di dalam negeri tidak hilang.

Sebelumnya, pemerintah menargetkan konversi dan penjualan motor listrik baru berjalan masif pada tahun ini. Namun, tanpa kepastian regulasi, realisasi di lapangan dipastikan molor dari jadwal yang direncanakan.

Follow jayapuraonline.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarasurabaya.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks