PAPUA — Setelah bertahun-tahun mempertahankan sistem pembayaran eksklusifnya, Walmart akhirnya berbalik arah. Raksasa ritel asal Arkansas ini akan mengadopsi teknologi Near Field Communication (NFC) yang selama ini menjadi standar industri, menandai perubahan signifikan dalam pengalaman checkout jutaan pelanggannya.
Keputusan ini menjadikan Walmart sebagai salah satu retailer besar terakhir di AS yang menyerah pada gelombang adopsi pembayaran nirsentuh. Sebelumnya, jaringan seperti The Home Depot, Lowe's, Kroger, dan H-E-B sudah lebih dulu membuka dukungan tap-to-pay.
Mengapa Walmart Berubah Pikiran?
Selama ini Walmart mati-matian mempromosikan Walmart Pay, sistem yang mengharuskan pengguna memindai kode QR di kasir. Meski terintegrasi dengan aplikasi belanja mereka, sistem ini dianggap kurang praktis dibanding sekadar menempelkan ponsel ke mesin pembayaran.
Tekanan dari konsumen menjadi faktor utama. "Kami ingin pelanggan dan anggota memiliki pilihan dalam cara mereka membayar, sehingga mereka dapat checkout dengan cara yang paling sesuai bagi mereka," demikian pernyataan resmi Walmart dalam siaran persnya.
Perubahan ini berarti dukungan penuh untuk Apple Pay, Google Pay, Samsung Pay, serta kartu kredit dan debit fisik berteknologi NFC.
Cara Kerja Apple Pay dan Perlindungan Privasinya
Apple Pay yang diluncurkan sejak 2014 memungkinkan pengguna iPhone atau Apple Watch membayar cukup dengan mendekatkan perangkat ke terminal pembayaran. Sistem ini memakai versi digital dari kartu kredit atau debit yang tersimpan di aplikasi Wallet.
Dari sisi keamanan, Apple Pay menyembunyikan nomor kartu asli pelanggan selama proses transaksi berlangsung. Setiap pembayaran menggunakan kode unik satu kali, sehingga data finansial sensitif tidak pernah terekspos ke pedagang.
Kebijakan di Kanada dan Prospek Global
Menariknya, Walmart sebenarnya sudah menerima Apple Pay di gerainya di Kanada sejak 2020. Hal ini menunjukkan bahwa penolakan selama ini lebih merupakan keputusan strategis bisnis, bukan keterbatasan teknis.
Belum ada kejelasan apakah kebijakan serupa akan diterapkan di Meksiko atau negara lain. Walmart Pay tetap akan tersedia sebagai opsi pembayaran, jadi pelanggan yang sudah terbiasa tidak perlu khawatir kehilangan fitur tersebut.
Bagi pengguna iPhone di AS yang selama ini membawa dompet fisik khusus ke Walmart, perubahan ini terasa seperti penantian panjang yang berakhir. Yang perlu dicermati adalah apakah ritel lain yang masih bertahan akan mengikuti jejak serupa dalam waktu dekat.