Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mengajak 40 generasi muda mengikuti lomba lintas alam di kawasan Cagar Alam Cycloop, Papua. Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI sekaligus memeriahkan Festival Danau Sentrai XV ini bertujuan menanamkan kesadaran menjaga kelestarian alam sejak dini.
JAYAPURA — Delapan regu peserta lintas alam akan menempuh rute sepanjang jalur hutan Cycloop, dari titik start di kawasan Nendali hingga finis di Khalkote. Setiap regu beranggotakan lima orang, terdiri dari empat peserta dan satu pimpinan regu.
Asisten II Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, mengatakan lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi fisik. Para peserta diharapkan mampu memahami bahwa kawasan hutan lindung tersebut merupakan ekosistem penyangga kehidupan masyarakat sekitar.
Hutan Bukan Sekadar Jalur Perlombaan
"Peserta tidak hanya diajak untuk menikmati keindahan kawasan Cagar Alam Cycloop tetapi juga memahami bahwa menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama," kata Basri dalam keterangannya di Jayapura, Jumat.
Menurut Basri, Cagar Alam Cycloop memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan lingkungan, menjadi sumber air bersih, serta melindungi keanekaragaman hayati di tanah Papua. Ia menegaskan kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni belaka.
"Kawasan Cycloop bukan hanya tentang alam tetapi warisan yang harus dijaga bersama," ujarnya.
Menumbuhkan Kesadaran Ekologis Generasi Muda
Basri menambahkan, pengalaman menyusuri jalur hutan secara langsung diharapkan mampu membekali peserta dengan pemahaman bahwa hutan adalah ruang kehidupan yang harus dijaga, bukan sekadar jalur yang dilewati dalam perlombaan.
Pelaksana Tugas Kepala Dispora Kabupaten Jayapura, Sri Hadi Pamenang, berharap kegiatan ini dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang memberikan dampak positif bagi generasi muda di Kabupaten Jayapura.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya sukses sebagai perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan terhadap alam sejak usia dini," katanya.
Festival Danau Sentani XV yang menjadi latar belakang kegiatan ini merupakan ajang tahunan untuk mempromosikan kekayaan budaya dan alam khas tanah Papua, sekaligus menarik kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.